PLN Jabar Lakukan Lompatan, Gelar 104 SPKLU untuk Mobil Listrik

- Kamis, 27 Oktober 2022 | 13:57 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jabar melakukan gebrakan dalam upaya menggenjot populasi mobil listrik dengan mengghadirkan 104 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayahnya.

Menurut General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha, keberadaan SPKLU itu memang diharapkan menjadi lompatan besar bagi percepatan penggunaan kendaraan listrik di Jabar.

“Secara jumlah, SPKLU ini merupakan lompatan besar di Jawa Barat karena sebelumnya baru ada 5 titik SPKLU yang terintegrasi dengan aplikasi Charge.IN," katanya saat peluncuran 104 SPKLU yang bertepatan dengan Hari Listrik Nasional di Kantor PLN UID Jabar, Jalan Asia Afrika Bandung, Kamis (27/10/2022).

Kelima titik SPKLU existing itu menyebar dari mulai Kantor PLN UP3 Bandung, Rest Area Km 207A, Rest Area Km 208B, PLN ULP Bandung Utara, dan Gedung Sate Bandung.

Baca Juga: Masa Depan Transportasi Publik Berbasis Listrik di Indonesia

Dengan tambahan stasiun baru, dia berharap kerapatan lokasi antar-SPKLU bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat pada saat mengisi energi listrik bagi kendaraannya.

"Lokasinya strategis karena berada di kantor-kantor kami di daerah sehingga mudah diakses," jelasnya. Dari 104 SPKLU itu, sebanyak 92 titik di antaranya diinstal di kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Se-Jabar

Kemudian, sebanyak 7 titik lainnya di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan, 3 titik di Kantor Pemda, 1 titik di Istana Bogor, dan 1 titik di jalur lintas selatan Banjar, perbatasan Jabar-Jateng.

Baca Juga: Menhub Dorong Instansi Pusat dan Daerah Jadi Role Model Penggunaan Kendaraan Listrik

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pesawaran Bawa Sulam Jelujur ke New York

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:15 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok 5 Februari 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:14 WIB

LMK Pelari Datang, Revolusi Royalti Menjelang.

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:55 WIB

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB
X