M20 Lahir di Indonesia Untuk Memperkuat Peran Musik Sebagai Agen Perubahan Bagi Dunia

- Senin, 31 Oktober 2022 | 20:19 WIB
M20 juga focus pada tujuan SDG serta transformasi digital di industri musik.  (Istimewa )
M20 juga focus pada tujuan SDG serta transformasi digital di industri musik. (Istimewa )

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com, – Rangkaian puncak acara M20 (Music20) akan ditutup dengan perhelatan M20 Summit conference (KTT) pada tanggal 31 Oktober dan M20 concert pada tanggal 1 November. Kedua kegiatan itu akan diselenggarakan secara hybrid dan dihadiri oleh tamu undangan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), M20 Summit Conference dan M20 Concert.

Dipelopori United in Diversity dan Yayasan Anugerah Musik Indonesia, serta organisasi musik terkemuka di Indonesia. M20 Summit conference akan secara resmi dibuka oleh Erick Tohir, Menteri BUMN, akan dihadiri oleh 100 delegasi yang mencakup 30 peserta delegasi Indonesia dan 70 peserta delegasi negara-negara G20 dan negara undangan G20.

Baca Juga: Polri, Sampai Kapan Kau Terus Merendahkan Dirimu Sendiri?.

Negara-negara yang sudah bersedia untuk hadir yaitu, Amerika Serikat, Brazil, Jepang, Kanada, Kamboja, India, Indonesia, Inggris, Italia, Meksiko, Afrika Selatan, Russia, dan anggota Uni Eropa.

Ketua Komite Pelaksana M20 Tantowi Yahya menjelaskan, pesan penting dari
KTT ini tidak terbatas pada konser ramah lingkungan dan rendah emisi yang
mencakup nol plastik dalam agenda-agenda festival dan industri hiburan.

Iwan Fals (Istimewa )

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Kekuasaan.

"Tapi juga mendukung praktik terbaik untuk mendukung tujuan musik dan juga isu iklim”, kata Tanto, Selasa (1/11/2022). 

Ia menambahkan, M20 juga focus pada tujuan SDG serta transformasi digital di industri musik. Lebih penting lagi, KTT ini mencakup penyelarasan kebijakan di masa depan industri musik untuk mendukung inklusi digital dan
budaya, kesejahteraan musisi, dan pekerja kreatif.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X