Digitalisasi di Pangandaran, Optimalisasi Ikhtiar Terhadap Destinasi Andalan di Selatan

- Senin, 31 Oktober 2022 | 21:15 WIB
Perahu nelayan di Pantai Timur Pangandaran (dway)
Perahu nelayan di Pantai Timur Pangandaran (dway)

 

SEIRING turunnya tren pandemi Covid-19, akvititas pariwisata di kawasan Pantai Pangandaran belakangan ikut berdegup kencang. Seolah menjadi momentum kebangkitan sekaligus sebagai event menjawab sejumlah tantangan. Tujuannya jelas biar maju sekalian, guna mewujudkan peluang gemilang.

Bukan apa-apa, Pangandaran diproyeksikan sebagai destinasi kelas dunia. Tanpa pernah bersolek, reputasi yang sudah susah payah dibangun dalam beberapa tahun terakhir ini sebagai destinasi andalan di Jabar selatan ini bisa-bisa jadi jelek. Buntutnya pengunjung tak akan lagi memberi respek.

Kebetulan kabupaten termuda di Jabar itu baru saja merayakan hari jadinya yang ke-10 pada 25 Oktober 2022. Sudah satu dasawarsa, satu dekade yang diharapkan bisa menjadi spirit dalam melakukan lompatan besar. Jelas ini dapat direalisasikan sepanjang ada komitmen dan kesungguhan dalam baluran sinergi.

Sebagai tujuan wisata, Pangandaran sudah tak perlu disangsikan lagi. Bank Indonesia Tasikmalaya yang dalam dua tahun terakhir memberikan atensi terhadap pengembangan pariwisata di kabupaten tersebut menilai modalnya memadai.

Baca Juga: Krisis Global, Jokowi Sentil Pejabat Malah Pamer di IG Sudah Kunjungan Wisata ke Luar Negeri

Menurut Kepala BI Tasikmalaya, Aswin Kosotali, ekonomi Pangandaran tumbuh 3,56 persen selepas pandemi. Merujuk data kunjungan pada 2021, kawasan pantai itu dikunjungi hingga 3,6 juta orang. Sangat dominan di antara daerah-daerah Priangan Timur yang total menarik hingga 5,1 juta pelancong.

Jelas saja, itu berimbas kepada komponen lainnya terutama akomodasi yang sebelumnya benar-benar terdampak pandemi tapi kini mulai bangkit. Momentum pemulihan tersebut jelas mesti dijaga. Salah satunya, melalui penerapan teknologi digital untuk menunjang keseharian aktivitas pariwisata di Pangandaran.

"Langkah itu bisa menjadi akselerasi bagi sektor pariwisata di Priangan Timur terutama Pangandaran. Penguatan ekosistem digital itu bahkan tak hanya memajukan tapi berujung pada pendapatan daerah," kata Aswin pada rangkaian "Pagelaran Kreasi Priangan Timur: Mendorong Digitalisasi Pariwisata di Priangan Timur" di antaranya berupa talkshow bertajuk "Memajukan Industri Pariwisata Daerah degan pengembangan Ekosistem Digital"secara virtual pada akhir pekan lalu.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pesawaran Bawa Sulam Jelujur ke New York

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:15 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok 5 Februari 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:14 WIB

LMK Pelari Datang, Revolusi Royalti Menjelang.

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:55 WIB

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB
X