Akhir Petualangan Kebaya Merah: Polisi Tahan dan Jadikan Tersangka Dua Pemeran Utama

- Senin, 7 November 2022 | 23:30 WIB
Polda Jawa Timur resmi menetapkan dua orang pemeran video porno kebaya merah sebagai tersangka. Keduanya pun langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan. (Screenshoot instagram@pikiranrakyat)
Polda Jawa Timur resmi menetapkan dua orang pemeran video porno kebaya merah sebagai tersangka. Keduanya pun langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan. (Screenshoot instagram@pikiranrakyat)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Viral di jagat maya video mesum yang menampilkan perempuan berkebaya merah dan seorang pria berhanduk melakukan tindakan asusila. Polisi lalu bergerak cepat menyelidiki pelaku yang trending dengan sebutan Kebaya Merah.

Aparat kemudian mengidentifikasi lokasi direkamnya video mesum itu berada di sebuah hotel bilangan Gubeng, Surabaya.

Polda Jawa Timur resmi menetapkan dua orang pemeran video mesum 16 menit kebaya merah sebagai tersangka. Keduanya pun langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan.

Sudah ditetapkan tersangka," kata Plh Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Harianto Rantesalu, Senin (7/11)

Baca Juga: Ini 4 Fakta Video Syur Kebaya Merah Lokasinya di Lantai 17 Hotel di Surabaya

Dua pelaku itu ialah laki-laki berinisial ACS dan perempuan berinisial AH. Harianto menyebut keduanya juga bukanlah pasangan suami istri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim, Kombes Farman (Instagram@net2netnews)

Harianto belum menjelaskan pasal apa yang menjerat keduanya. Begitu juga soal motif pelaku merekam dan menyebarkan video mesum itu. Dia mengatakan semuanya bakal dipaparkan lengkap dalam konferensi pers di waktu selanjutnya.

"Saya enggak bisa jawab detail, karena rencana akan di-press release," kata dia.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pesawaran Bawa Sulam Jelujur ke New York

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:15 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok 5 Februari 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:14 WIB

LMK Pelari Datang, Revolusi Royalti Menjelang.

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:55 WIB

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB
X