Lakukan Pendekatan Holistik, 32 Metrik Ton Emisi Karbon di Sepanjang 2022 Mampu Direduksi

- Selasa, 8 November 2022 | 21:22 WIB
Darmawan Prasodjo
Darmawan Prasodjo

jakarta.suaramerdeka.com - Di sepanjang 2022, PT PLN (Persero) mencatat 32 juta metrik ton emisi karbon gas rumah kaca berhasil dikurangi. Pendekatan holistik jadi kunci pencapaian tersebut.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam agenda Decarbonizing Energy Sector for Net Zero Indonesia Pavillion di COP 27 yang digelar di Mesir pada Senin (7/11) seperti dalam keterangan yang diterima.

"Kami sukses mereduksi 32 juta metric ton emisi C02. Melampaui target NDC kita," tandasnya. Dalam mencapai hal tersebut, PLN melakukan pendekatan menyeluruh.

Di antaranya mereka menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan (EBT), mengolah hasil gas buang menjadi energi listrik, dan menggunakan teknologi pembangkit batu bara yang lebih efisien, serta menerapkan co-firing biomassa.

Baca Juga: PLN Butuh Investasi Lebih dari USD 700 Miliar Untuk Capai Net Zero Emission

"Jadi kita lakukan yang terbaik dan bergerak sejauh yang kita bisa. Tahun lalu, 13 gigawatt pembangkit batu bara yang masih dalam perencanaan, kami hapus, sehingga menghindarkan kita dari 1,8 miliar metric ton emisi CO2 selama 25 tahun ke depan," katanya.

Khusus EBT, PLN memilih menambah ruang yang lebih dengan menambah porsi pembangkit. Karenanya, BUMN energi ini terus meningkatkan pemanfaatan pembangkit EBT yang berbasis tenaga surya, panas bumi, hidro, hingga ombak.

"Kami secara agresif meningkatkan pemanfaatan EBT. Sehingga setiap potensi EBT yang ada akan kami maksimalkan. Bersamaan dengan itu, kami perlu meningkatkan kapasitas teknologi guna mengakomodasi fluktuasi supply-demand untuk sistem baru tersebut," jelasnya.

Baca Juga: PLN Operasikan 2 PLTS & 33 PV Rooftop di Bali, Komitmen Energi Bersih dalam Pelaksanaan KTT G20

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X