Mulai Hangatkan Nataru, Bagi-bagi Paket ke Porter Hingga Sosialisasi di Perlintasan Sebidang

- Jumat, 11 November 2022 | 16:00 WIB
KAI Commuter bersama komunitas Edan Sepur melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang dalam bagian roadshow peluncuran film omnibus tentang KA di Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (10/11/2022).. (dway)
KAI Commuter bersama komunitas Edan Sepur melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang dalam bagian roadshow peluncuran film omnibus tentang KA di Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (10/11/2022).. (dway)

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Menjelang musim puncak angkutan Natal dan Tahun Baru 2023, PT KAI Commuter menggelar sejumlah kegiatan di antaranya sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang yang sebenarnya sudah rutin dilakukan.

Kegiatan itu diharapkan pula menjadi pengingat bagi masyarakat mengingat tak jarang terjadi tumburan yang melibatkan kereta dengan kendaraan.

Buntutnya bisa beragam termasuk menyebabkan fatalitas hingga jadwal perjalanan KA terganggu. Termuktahir, KAI Commuter bersama komunitas Edan Sepur melakukan sosialisasi di perlintasan sebidang Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (10/11/2022)

Petugas dari anak perusahaan PT KAI (Persero) itu turun langsung bersama elemen dari pecinta KA tersebut yang didominasi anak muda itu. Sejumlah pesan dibagikan melalui pamflet hingga spanduk ukuran besar pada saat KA melintas di salah satu perlintasan sebidang yang cukup ramai di "Kota Kembang" itu.

Baca Juga: Film Omnibus Strangers With Memories Ingin Berikan Gambaran Perubahan Layanan KA Commuter

Pada saat berhenti, masyarakat diharapkan bisa menyimak pesan yang ingin disampaikan. Salah satunya adalah isi UU Perkeretaapian yang mengatur bahwa pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan KA.

Pada saat Nataru, frekuensi perjalanan KA kemungkinan bertambah sehingga lalu lalang di pintu perlintasan sebidang makin sering sehingga kondisi tersebut perlu mendapat perhatian ekstra dari masyarakat pengguna jalan raya.

Mereka yang melanggar, bisa dikenakan pidana yakni kurungan paling lama 3 bulan atau denda yang paling banyak menyentuh angka Rp 750 ribu. Untuk itu, masyarakat pengguna jalan diminta mendahulukan perjalanan KA.

Baca Juga: Kuota Masih Berlimpah, Peminat Tiket KA Nataru Cenderung Menahan Diri

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pesawaran Bawa Sulam Jelujur ke New York

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:15 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok 5 Februari 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:14 WIB

LMK Pelari Datang, Revolusi Royalti Menjelang.

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:55 WIB

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB
X