Rumah Tradisional Batak Beri Inspirasi pada Perkembangan Arsitektur di Nusantara

- Kamis, 17 November 2022 | 19:56 WIB
Suasana seminar virtual tentang arsitektur khas Rumah Batak yang digelar Kenari Djaja, Majalah Asrinesia dan IAI Sumatera Utara, Kamis (17/11) (Kenari Djaja)
Suasana seminar virtual tentang arsitektur khas Rumah Batak yang digelar Kenari Djaja, Majalah Asrinesia dan IAI Sumatera Utara, Kamis (17/11) (Kenari Djaja)

 

JAKARTA- Arsitektur tradisional memiliki keunikan dan nilai budaya yang cukup tinggi. Bahkan, arsitektur seperti itu sangat dikagumi oleh siapapun, baik masyarakat ataupun wisatawan mancanegara.

Salah satu arsitektur tradisional yang dikagumi hingga kini adalah bangunan di Sumatera Utara.

Bentuk Rumah Batak yang banyak diketahui dari bentuk atap dan ukiran seninya membuktikan kehidupan masyarakat Batak telah lama dalam mengenal arsitektur sebagai hunian dan kelengkapan ritualnya.

Baca Juga: Sultan Najamudin: Kerberhasilan Presidensi G20 Harus Dihargai Sebagai Momentum Pemulihan Ekonomi Global

Arsitektur khas Rumah Batak menarik perhatian Kenari Djaja dan Majalah Asrinesia bersama Bidang Pengkajian dan Pelestarian Arsitektur Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sumatera Utara, kemudian dibahas dalam seminar virtual arsitektur. 

"Penggunaan material kayu dan bambu yang menjadi karakter bangunannya, memberi nilai pada peninggalan tradisional rumah-rumah adat di bumi nusantara. Diharapkan suatu saat ada bangunan rumah Batak modern yang dikembangkan dengan tetap menghargai keluhuran nilai filosofi dan tradisi Batak," ujar Direktur PT Kenari Djaja Prima, Hendry Sjarifudin pada seminar, Kamis (17/11).

Seminar yang dilakukan melalui Zoom dan bisa disaksikan melalui channel Youtube Kenari Djaja tersebut diikuti lebih dari 700 partisipan. Turut hadir, antara lain Co Founder dan CEO PT Kenari Djaja Prima, Hendra B Sjarifudin.

Baca Juga: Presidensi G20 Berikan Efek Ganda bagi Perekonomian Indonesia

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X