Gempa Cianjur, Gempa Merusak di Darat Itu Makin Nyata dan Mendekat

- Senin, 21 November 2022 | 19:04 WIB
Data BMKG menyebutkan Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11). BMKG juga menyebutkan gempa terjadi akibat pergerakan sesar Cimandiri (Screenshoot instagram@pikiranrakyat)
Data BMKG menyebutkan Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11). BMKG juga menyebutkan gempa terjadi akibat pergerakan sesar Cimandiri (Screenshoot instagram@pikiranrakyat)

 

GEMPA darat yang berpusat di 10 Km barat daya Kabupaten Cianjur yang diidentifikasi berpusat di Sukalarang, perbatasan dengan Sukabumi itu menghadirkan efek merusak,  Senin (21/11/2022).

Bangunan-bangunan di wilayah di "Kota Tauco" itu di antaranya tak kuasa bertahan dalam meredam getaran yang berlangsung selama sekitar 15 detik. Korban jiwa berjatuhan sementara warga lainnya luka

Dengan kedalaman 11 Km yang dikategorikan dangkal, ayunan yang ditimbulkan dari pergeseran Sesar Cimandiri itu cukup luas dan terasa kuat hingga kawasan sekitar Cianjur seperti Bandung Raya dan Jabodetabek.

Sempat pada Agustus 2007, gempa berkekuatan 7,5 SR mengguncang Pulau Jawa dengan pusat di laut utara. Hanya saja, gempa itu hanya menyisakan ayunan yang kuat dan sangat luas sehingga bikin kaget.

Baca Juga: Tidak Perlu Panik, Langkah-langkah yang Harus di Lakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

Tapi untuk kerusakan, sangat minim. Tak signifikan. Berdasarkan analisa itu dikarenakan kedalaman pusat gempa yang sangat dalam hingga 300 Km. "Daya bunuh"-nya berkurang kendati getarannya hampir dirasakan seluruh Pulau Jawa.

Karena itu, bisa dibayangkan ketika pusat gempa itu berpusat dari kedalaman yang dangkal. Karenanya, sifatnya tak jarang memang merusak. Ini ditambah faktor penentu lainnya yakni karakter lapisan tanah suatu wilayah.

Tak menutup kemungkinan watak lapisan tanahnya justru mengamplifikasi getaran dari gempa sehingga beban goyangannya justru jadi berlipat-lipat. Berdasarkan analisis PVMBG Badan Geologi, Cianjur masuk golongan tersebut.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB

Kerja Sama Politik, PDIP Lihat Kesamaan Ideologi

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:49 WIB

Tokoh Muda NU Bela OJOL, Tolak Bayar ERP

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:37 WIB

Konektivitas Transportasi di Aceh Terus Ditingkatkan

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:31 WIB

Nikmati Keindahan Pacitan Bersama DAMRI

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:50 WIB

Ikrar Petani MSP Tolak Impor Beras oleh Pemerintah

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:17 WIB
X