Sasar Pemilih Muda, Golkar Harus Diferensiasi Kampanye

- Selasa, 22 November 2022 | 19:15 WIB
Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk F Paulus. (Dok. Partai Golkar)
Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk F Paulus. (Dok. Partai Golkar)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Memperkuat media dan penggalangan opini, menjadi salah satu upaya meningkatkan elektabilitas. Oleh karena itu, Partai Golkar, akan mengerahkan seluruh kekuatannya.

"Baik pasukan darat maupun udara untuk memenangkan partai dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto di Pemilu 2024," kata Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk F Paulus di sela Rakornas Media dan Penggalangan Opini (MPO) Golkar di Jakarta, kemarin.

Dirinya juga meminta Bidang MPO Golkar menjadikan kaum milenial, sebagai target utama konstituen Pemilu 2024. Menurutnya, ada dua kegiatan yang harus dilakukan untuk menang.

"Saya menggunakan istilah operasi. Ada dua operasi, yaitu operasi pasukan darat. Kedua, operasikan pasukan udara dengan cara memasang media di luar ruangan," ujarnya.

Demikian pula dengan memasang media elektronik. Dimana hal itu harus secara kolektif dilakukan.

Terpisah, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengungkapkan, strategi serupa juga pastinya dilakukan partai lain. Sebab, pemilih pada Pemilu 2024 banyak didominasi pemilih muda.

Diferensiasi
Apalagi pemilih muda angkanya diprediksi mencapai 60 persen dari total pemilh. Karenanya, Golkar harus menekankan aspek diferensiasi pada kerja-kerja kampaye mereka.

"Yang harus mereka lakukan adalah bagaimana membangun konstruksi kampanye yang berbeda dari sebelumnya. Kalau hanya melakukan penggalangan opini publik, lalu kampanye di media, itu hal yang biasa," tandansya.

Apalagi, partai-partai lain pun melakukan hal serupa. Oleh karena itu, dia menyarankan Golkar harus menekankan aspek diferensiasi pada kerja-kerja kampaye mereka.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Bupati Pesawaran Bawa Sulam Jelujur ke New York

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:15 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok 5 Februari 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:14 WIB

LMK Pelari Datang, Revolusi Royalti Menjelang.

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:55 WIB

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB
X