Bogor Go Green 7 Upaya Perlindungan Lingkungan di Tingkat Tapak

- Minggu, 27 November 2022 | 17:48 WIB
Menteri LHK, Siti Nurbaya di acara Bogor Go Green 7. ist
Menteri LHK, Siti Nurbaya di acara Bogor Go Green 7. ist

 

BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja Bogor Go Green 7, sebagai langkah kolaborasi Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB (HAE IPB) bersama-sama Pemda Kabupaten Bogor, dan Kelompok Masyarakat Sadulur Raya.

Kegiatan ini disebutnya selaras prinsip green development yakni: economically feasible, socially acceptable dan environmentally sustainable. Hal tersebut disampaikan Siti pada puncak acara Bogor Go Green 7 yang diselenggarakan di Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Bogor, Minggu (27/11).

"Acara ini sejalan dengan kerja-kerja yang tengah dilakukan pemerintah, terutama berkaitan dengan perspektif hijau yang telah menjadi perhatian dunia dan juga diterapkan di Indonesia yang bergerak sangat cepat," ungkapnya.

Pemilihan Kecamatan Nanggung dengan luas areal 69 ribu hektar, karena wilayah ini memiliki posisi strategis dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana di Kabupaten Bogor.

"Saat ini sekitar 37% lahan di Kecamatan Nanggung merupakan lahan kritis dan perlu segera dilakukan pemulihan lingkungan melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang sistematis dan masif. Dalam proses ini partisipasi peran serta masyarakat sangat penting," katanya.

Dikatakan, salah satu upayanya dapat dilakukan melalui program Perhutanan Sosial dan Kemitraan Konservasi. Pola pemberdayaan masyarakat yang tepat akan membantu perlindungan lingkungan, kelestarian hutan dan dukungan sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan Bogor Go Green 7 menjadi salah satu upaya bersama mewujudkannya.

"Saat ini dunia menghadapi tantangan yang berat, Bumi menghadapi tantangan lipat tiga (triple planet challenges) yakni perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi. Ketiganya saling terkait dan sangat mendesak untuk diatasi. Di tengah krisis tersebut, tidak ada pilihan lain selain bekerja sama. Menjadi bagi kita semua untuk melakukan akselerasi aksi-aksi nyata memerangi tantangan dimaksud,” jelas Siti.

Dikatakan, kehadirannya ke Nanggung untuk melihat wujud kolaborasi berbagai pihak dalam mengatasi perubahan iklim di tingkat tapak. Persemaian Modern Rumpin yang dibangun melalui mekanisme Public Private Partnership dapat bersinergi dengan Kebun Bibit Desa dan membawa manfaat bagi masyarakat di sekitarnya dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Upaya tersebut dapat dikembangkan menjadi satu sistem kerja hulu-hilir langkah rehabilitasi hutan dan lahan yang disebut sebagai Aforestasi-Reforestasi. Aktualisasinya harus dapat dilihat dari 3 subyek, yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Adaptasi Kebiasaan Baru Dunia Digital

Rabu, 8 Februari 2023 | 21:43 WIB
X