Tiga Ribu Pohon Ditanam PLN, Komitmen Pemulihan Hutan Tapi Juga Soal Kesejahteraan bagi Masyarakat

- Senin, 28 November 2022 | 07:30 WIB

jakarta.suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli menyerahkan 3.000 bibit pohon guna ditanam di dua desa di Kabupaten Semarang yakni Desa Candi dan Desa Kenteng Kecamatan Bandungan.

Kegiatan yang seiring dengan peringatan hari menanam pohon yang jatuh setiap tanggal 28 November. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pemerintah untuk memberikandan kepedulian kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman pohon.

Menurut General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Djarot Hutabri EBS, program ini secara konsisten dijalankan pihaknya sehingga diharapkan dapat pula meningkatkan kesadaran seluruh pihak atas urgensi menjaga alam dan lingkungan.

Djarot mengatakan bahwa program tersebut merupakan dukungan perseroan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan nomor 13 mengenai penanganan perubahan iklim dan nomor 15 tentang ekosistem daratan. Dengan demikian, program penanaman pohon yang dilaksanakan PLN ini menjadi dukungan nyata dalam melindungi bumi.

Baca Juga: Presiden Ingin Logistik & Pasokan Listrik di Cianjur Aman, PLN Sebut Sistem Kelistrikan Pulih Kurang 36 Jam

"Jadi ini bukan hanya soal menjalankan proses bisnis, namun bantuan ini menjadi perhatian dan upaya kami untuk mengajak masyarakat bergerak bersama mengatasi perubahan iklim dan deforestasi,” katanya dalam keterangannya.

Dijelaskan, bantuan senilai Rp 200 juta kepada dua desa itu diberikan dalam bentuk tanaman produktif yaitu bibit pohon alpukat lokal kepada 9 kelompok masyarakat yang meliputi 4 kelompok tani, 1 kelompok sadar wisata dan 4 kelompok masyarakat lainnya dengan total penerima manfaat sebanyak kurang lebih 250 warga.

Turut pula diserahkan pupuk dasar, pestisida, alat sprayer listrik dan peralatan cocok tanam lainnya. Dalam pelaksanaannya, kelompok tersebut akan diberikan hak untuk mengelola pohon alpukat tersebut di tanah milik Pemerintah Kabupaten Semarang seluas 29 hektare.

Baca Juga: Komando Penanganan Dampak Gempa Darat Cianjur Diserahkan ke Daerah

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Instruksi Jokowi, Stabilkan Harga Beras!

Selasa, 31 Januari 2023 | 17:43 WIB

Perayaan Natal Kodam Jaya/Jayakarta Tahun 2022

Selasa, 31 Januari 2023 | 17:27 WIB

Ke Pasar Beringharjo, Ibu Iriana: Ayo Borong

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:20 WIB

Penentuan Harga BBM Nonsubsidi Kewenangan Badan BBM

Selasa, 31 Januari 2023 | 05:25 WIB
X