Letusan & Awan Panas Guguran Semeru Sangat Tinggi, PVMBG Tak Mau Ambil Risiko, Status Jadi Awas!

- Minggu, 4 Desember 2022 | 14:32 WIB
Jembatan Gladak Perak yang tengah dibangun kembali karena efek erupsi tahun lalu, rusak terhantam awan panas guguran Semeru pada Minggu (4/12/2022) (PVMBG-BG)
Jembatan Gladak Perak yang tengah dibangun kembali karena efek erupsi tahun lalu, rusak terhantam awan panas guguran Semeru pada Minggu (4/12/2022) (PVMBG-BG)

jakarta.suaramerdeka.com - Letusan berikut gelontoran awan panas guguran dari kawah Semeru dinilai makin tinggi sejak bergejolak hebat pada Minggu (4/12/2022) dinihari.

Tak mau ambil risiko, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi langsung mengerek status aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu ke level tertinggi, Awas (Level IV) dari semula Siaga yang ditetapkan sejak 16 Desember 2021.

"Status Gunung Semeru dinaikan dari Siaga (level III) menjadi Awas (level IV) terhitung hari Minggu 4 Desember 2022 Pukul 12.00 WIB, " kata Kepala PVMBG, Hendra Gunawan dalam keterangannya.

Sejumlah rekomendasi dikeluarkan. Masyarakat minta patuh. Di antaranya tidak melakukan aktivitas dalam radius 8 Km dari Jonggring Seloko.

Baca Juga: Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Kawah Masih Tunjukan Anomali Thermal

Khusus sektoral arah Tenggara seperti Besuk Kobokan dan Kali Lanang mesti dihindari hingga jarak 19 Km dari puncak.

Rentang jangkauan sepanjang itu diperkirakan bisa menjadi lajur gelontoran awan panas guguran sehingga bisa menghadirkan bahaya fatal.

Dalam rentetan letusan pada dinihari itu, seismograf mencatat terjadinya 8 kali gempa letusan, 1 gempa awan panas guguran yang masih berlangsung.

Baca Juga: Operasi SAR bencana erupsi Semeru Ditutup

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertagas Berikan Pelatihan Pembuatan baglog di Medan

Jumat, 27 Januari 2023 | 02:23 WIB

Jelang Pemilu 2024, KIB Harus Semakin Solid

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:54 WIB

Ini Langkah Pemerintah Sehingga Mampu Tangani Pandemi

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:20 WIB
X