Pemilih Muda Perlu Mendapat Perhatian Khusus

- Selasa, 6 Desember 2022 | 15:28 WIB
Pengamat marketing communication Dian Bestari Santi Rahayu. (instagram/@dianadisuwirjo)
Pengamat marketing communication Dian Bestari Santi Rahayu. (instagram/@dianadisuwirjo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Meski belum definitif, sejumlah nama disebut-sebut memiliki kans untuk menjadi calon presiden/calon wakil presiden. Nama-nama yang dimunculkan itupun telah direspon dengan beragam pendapat.

"Namun harus diingat, pemilih muda yang secara kuantitas memiliki porsi cukup besar pada Pilpres 2024, perlu mendapat perhatian khusus," kata pengamat marketing communication Dian Bestari Santi Rahayu, Selasa (6/12).

Sehingga, tim komunikasi pasangan capres yang akan berlaga, jangan sampai mengabaikannya. Menurutnya, pemimpin yang memiliki kualitas dan dianggap penting oleh pemilih muda, adalah pesan utama yang harus dikemukakan untuk memperkenalkan sosok capres/cawapres.

"Dari sisi marketing communication, kontestasi Pilpres 2024 nanti perlu dilihat sebagai sebuah perjalanan, yang harus dimulai sejak sekarang. Penyusunan strategi komunikasi yang berpihak pada pemilih muda, tentu mensyaratkan kemampuan membaca dinamika yang terjadi pada generasi ini," ujarnya.

Dikatakan, pemilihan topik dan platform komunikasi yang dekat dengan kebutuhan dan minat anak muda, harus menjadi dasar perencanaan strategi. Kreativitas dan inovasi dalam merancang bentuk komunikasi tentu harus dikedepankan.

"Bisa dilihat saat ini, bagaimana para capres/cawapres sudah wara-wiri 'menyapa' melalui beragam platform media sosial. Yang perlu menjadi perhatian kemudian adalah bagaimana create dan manage konten-konten yang bisa menimbulkan emotional experience yang bisa 'mengikat' mereka," tandasnya.

Loyal
Hal itu agar para pemilih muda loyal terhadap sosok capres/cawapres. Bagi anak muda masa kini, pemimpin yang 'keren' adalah mereka yang cerdas, aktif, good looking dan mudah dijangkau.

"Mereka yang memiliki kualifikasi tersebut, punya kecenderungan disukai oleh anak muda. Sosok pemimpin muda seperti beberapa menteri dan gubernur yang dianggap memiliki kualifikasi tersebut, terbukti memiliki banyak follower," tegasnya.

Dikatakan, being smart is a must, reachable is a plus, good looking is a bonus. Selain itu, rekam jejak capres dan cawapres adalah sebuah keniscayaan.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Adaptasi Kebiasaan Baru Dunia Digital

Rabu, 8 Februari 2023 | 21:43 WIB
X