Kemendes PDTT Bakal Revitalisasi 619 Kawasan Transmigrasi

- Kamis, 8 Desember 2022 | 20:39 WIB

 

Indramayu, suaramerdeka-jakarta.com - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bakal merevitalisasi 619 kawasan transmigrasi. Revitalisasi ini sebagai wujud rasa terima kasih kepada transmigran yang sukses membuat daerahnya lebih produktif dan punya daya saing.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi Lokal Kemendes PDTT, Ansar Husen mewakili Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar di sela Tabur Bunga Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-72 di Komplek Makam Pionir Transmigrasi di Sukra, Indramayu, Jawa Barat.

"Ke depan perlu dilakukan revitalisasi dan modernisasi pada 619 kawasan transmigrasi agar berperan dalam tujuan pembangunan nasional," kata Ansar, Kamis (8/12/2022).

Selain sebagai wujud rasa terima kasih pemerintah kepada transmigran yang sukses, revitalisasi juga bertujuan untuk mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional. Oleh karena itu, HBT Ke-72 menegaskan dukungan kepada SDGs Desa untuk Indonesia lebih maju

"Kami berharap revitalisasi yang diiringi modernisasi ini mampu mengembangkan kawasan transmigrasi lebih produktif, berdaya saing, dan menjadi lumbung pangan demi sukses program ketahanan pangan," ungkap Ansar.

Ansar pun mengungkapkan bahwa Program Transmigrasi yang sudah berusia 72 tahun telah banyak berkontribusi positif untuk Indonesia.

Selain sudah berhasil membangun 5.706 satuan pemukiman yang berada di 619 kawasan transmigrasi, program transmigrasi juga sukses membangun pusat pertumbuhan baru. Berupa 1.529 desa definitif, 454 eks satuan pemukiman yang kini berkembang jadi Ibu kota kecamatan dan 114 menjadi ibu kota kabupaten serta melahirkan tiga ibu kota provinsi.

"Kontribusi positif transmigrasi adalah membula keterisolasian daerah tertinggal dan mendukung ketahanan pangan," kata Ansar.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Bupati Pesawaran Bawa Sulam Jelujur ke New York

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:15 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok 5 Februari 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:14 WIB

LMK Pelari Datang, Revolusi Royalti Menjelang.

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:55 WIB

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB
X