Kembali Suarakan Penundaan Pemilu, Bamsoet Diminta Teladani Airlangga

- Jumat, 9 Desember 2022 | 21:26 WIB
Kader Golkar siap berkontestasi dalam Pemilu 2024. (Dok. Partai Golkar)
Kader Golkar siap berkontestasi dalam Pemilu 2024. (Dok. Partai Golkar)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Argumen penundaan Pemilu 2024 seperti yang disampaikan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dinilai sudah sering diungkap. Selain itu tidak ada yang baru.

"Semua argumen-argumen mereka sudah pernah kita bantah. Termasuk logika-logika mereka dan juga soal biaya," kata Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, Jumat (9/12).

Seperti diketahui, Bamsoet menyarankan penyelenggaraan Pemilu 2024 mesti dipikirkan ulang. Dia berpandangan, ada sejumlah potensi yang perlu diwaspadai oleh bangsa dan negara.

Antara lain seperti pemulihan dari Covid-19 hingga ancaman ekonomi global. Menurut Ray, Bamsoet yang juga politisi Partai Golkar, lebih baik meneladani Ketua Umum Golkar, yakni Airlangga Hartarto.

"Yang menegaskan bahwa kondisi ekonomi akan baik di tahun depan. Artinya, alasan Bamsoet justru mendapat pembanding dari Airlangga yang optimistis dengan kondisi ekonomi Indonesia," ujarnya.

Bahkan, Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yakin, bukan hanya mampu menghadapi. Akan tetapi mampu tumbuh di 2023.

"Itu ketumnya Bamsoet yang omong. asumsi keterpurukan kondisi ekonomi yang menjadi landasan pertimbangan penundaan Pemilu 2024 seperti yang diutarakan Bamsoet, juga terbantahkan," tandasnya.

Asumsi
Sebab, kondisi ekonomi Indonesia justru memperlihatkan hal sebaliknya. Ray menambahkan, apa yang menjadi asumsi mereka itu tidak ditemukan sampai sekarang.

"Misalnya soal kondisi ekonomi. Pemerintah kita mengakui kondisi ekonomi bagus-bagus saja. Memang akan menghadapi krisis, tapi pemerintah selalu mengatakan justru optimistis," tegasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Pos Indonesia Bantu Program ATM Beras

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:30 WIB
X