Telkom & YPT Ingin Talenta Digital Indonesia Mentas Melalui Kurikulum Berkualitas

- Rabu, 14 Desember 2022 | 22:09 WIB

jakarta.suaramerdeka.com - Pelatihan bagi talenta digital bagi siswa SMK yang digulirkan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) bersama Community Development Center (CDC) dan didukung Divisi Business Services (DBS) PT Telkom melalui program Telkom DigiUp dipastikan dibalur kurikulum berkualitas.

Kurikulum yang kami buat selain sesuai standar BNSP, juga sudah memenuhi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, red), misalnya untuk sertifikasi Junior Web Development," kata Ketua Panitia Program Telkom DigiUp Iis Kurnia dalam keterangannya, Rabu (14/12/2022).

Dijelaskan, rancangan kurikulum itu bertujuan itu menjadikan peserta pelatihan fasih dalam mengembangkan sistem web melalui pemrograman mulai dari user interface, pemrograman hingga pengembangan server.

“Pendekatan serupa kami lakukan terhadap tiga sertifikasi lainnya yakni junior desainer grafis, administrasi jaringan computer, dan junior multimedia desain. Seluruh kurikulum, sudah merujuk pada SKKNI sehingga lulusan program fasih melaksanakan tugas fungsinya sekaligus layak disertifikasi standar nasional dari BNSP,” katanya.

Baca Juga: Dapat Polesan Telkom DigiUp, 1.040 Siswa SMK Dinyatakan Kompeten Untuk Urusan Digital

Sebelumnya, 1.040 peserta siswa SMK termasuk dari kawasan 3T (terdepan, terpencil, dan terluar), mengikuti program Telkom DigiUp yang tersebar dalam 24 kelas daring dengan komposisi peserta Junior Desain Grafis sebesar 22 persen, Junior Multimedia Designer (UI/UX) (17 persen), Junior Network Administrator (25 persen), Junior Web Developer (21 persen), dan Junior Web Programmer (Phyton) 15 persen.

Executive Vice President Divisi Business Services Telkom Eddy Sofryano mengatakan pihaknya mendukung penyiapan talenta digital di Indonesia, Mereka secara intens hadir pada pendidikan vokasi berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat SMK guna menghadirkan solusi-solusi pendidikan yang linkage ke industri.

Langkah ini tak terlepas dari kebutuhan talenta digital hingga 47 juta orang pada 2030. Untuk itu perlu dipersiapkan supaya lulusan SMK dapat mengisi kebutuhan tersebut.

Baca Juga: Telkom Perkuat Talenta Digital, Respon Tantangan Konektivitas Masa Depan

Program Telkom DigiUp memang diproyeksikan untuk meningkatkan kompetensi digital para siswa SMK mengingat kurikulumnya dirancang dengan mengadopsi strategi pembelajaran melalui project based learning atau pembelajaran berbasis proyek bagi pelajar SMK. "Program ini dapat menjadi jawaban untuk menciptakan talenta digital masa depan,” katanya.

Peserta dari SMK Telkom Malang, Adinda Aisyah Kayla Al Zahra, mengatakan pelatihan dan sertifikasi memberikan pengalaman mengesankan. "Materi yang disampaikan bisa banget untuk menambah skill dalam bidang multimedia design,” katanya.

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Saat Mega Merapihkan Kopiah Ganjar Pranowo

Selasa, 6 Juni 2023 | 15:03 WIB
X