Panja Komisi VIII DPR Bakal Tinjau ke Arab Saudi Komponen Biaya Pendukung Jemaah Haji Dari Kemenag

- Selasa, 24 Januari 2023 | 22:43 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan tim Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR bakal meninjau komponen biaya pendukung jemaah di Arab Saudi. (Screenshoot instagram@saudi.arabia)
Anggota Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan tim Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR bakal meninjau komponen biaya pendukung jemaah di Arab Saudi. (Screenshoot instagram@saudi.arabia)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com -Viral dan jadi sorotan publik Kemenag RI mengusulkan kenaikan biaya haji pada 2023 naik menjadi Rp 69 juta. Wacana itu mencuat saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di kompleks Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan tim Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR bakal meninjau komponen biaya pendukung jemaah di Arab Saudi.

Hal ini menindaklanjuti usulan kenaikan biaya haji 2023 menjadi Rp 69 juta yang disampaikan oleh Kemenag.

Yandri awalnya ingin meluruskan narasi di media sosial yang disebut Indonesia menaikkan biaya haji, sementara Saudi menurunkan biaya sampai 30 persen. Politikus PAN ini menekankan bahwa biaya haji yang turun di Arab Saudi hanya untuk Masyair.

Baca Juga: Usulan Biaya Haji 2023, Dirjen PHU: Ini Untuk Keadilan dan Keberlanjutan Semua Jemaah Haji Indonesia

"Saya dengar di TikTok itu katanya kenapa Indonesia naikkan ongkos haji, sementara Saudi menurunkan 30%. Ini menurut saya kalau tidak diluruskan khawatir gaduh. Jadi yang diturunkan oleh Saudi itu Masyair," kata Yandri di gedung MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1).

Yandri awalnya ingin meluruskan narasi di media sosial yang disebut Indonesia menaikkan biaya haji, sementara Saudi menurunkan biaya sampai 30 persen (Screenshoot instagram@yandri_susanto)

Yandri menyebut biaya Masyair sebelum COVID-19 senilai 1.000 riyal. Saat Yandri menjadi Ketua Komisi VIII, biaya Masyair menyentuh angka 5.600 riyal.

"Sekarang diturunkan jadi 4.600, betul turun, tapi jika dibandingkan sebelum COVID tinggi juga selisihnya hampir 3.600 untuk biaya Masyair," tutur Yandri.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pesawaran Bawa Sulam Jelujur ke New York

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:15 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok 5 Februari 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:14 WIB

LMK Pelari Datang, Revolusi Royalti Menjelang.

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:55 WIB

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB

Kerja Sama Politik, PDIP Lihat Kesamaan Ideologi

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:49 WIB
X