Fakta-fakta Gempa Jayapura: 4 orang tewas, 5 luka-luka Hingga Tidak Berpotensi Tsunami

- Jumat, 10 Februari 2023 | 10:43 WIB
Hiposentrum atau kedalaman gempa di Kota Jayapura ada di 10 kilometer di bawah permukaan bumi (Screenshoot instagram@polrestajayapurakota)
Hiposentrum atau kedalaman gempa di Kota Jayapura ada di 10 kilometer di bawah permukaan bumi (Screenshoot instagram@polrestajayapurakota)

JAKARTA,suaramerdeka‐jakarta.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lebih dari seribu gempa bumi terjadi di wilayah Kota Jayapura, Papua, dan sekitarnya sejak 2 Januari 2023 hingga 9 Februari 2023 pukul 14.00 WIB.

"Telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 1.072 kali dengan 128 kejadian diantaranya dirasakan oleh masyarakat," tulis BMKG di situs resmi, Kamis (9/2).

Hiposentrum atau kedalaman gempa itu ada di 10 kilometer di bawah permukaan bumi.

Guncangan gempa itu dirasakan skala MMI V di Kota Jayapura, skala III-IV di Kabupaten Keerom, dan skala III di Kabupaten Jayapura.

Baca Juga: Update Gempa Dahsyat di Turki-Suriah: Korban Tewas Tembus 19 Ribu Orang

Berikut fakta-fakta gempa Jayapura:

Tidak berpotensi tsunami
BMKG mengungkapkan gempa di Jayapura itu tidak berpotensi tsunami. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa ini termasuk gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif yang menghasilkan gerakan geser.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," ujar Daryono dalam keterangannya

4 orang tewas, 5 luka-luka
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kota Jayapura mencatat sejauh ini setidaknya ada empat orang tewas terdampak gempa yang terjadi pada pukul 15.28 WIT tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Jayapura Asep Khalid menjelaskan empat korban itu ditemukan dari puing bangunan rumah makan atau kafetaria yang roboh oleh guncangan gempa bumi.

Baca Juga: Dubes Ukraina; Masyarakat Indonesia Harus Berpihak pada Kemanusiaan

Asep menuturkan letak cafetaria tersebut berada di atas perairan di kawasan Kota Jayapura, sehingga proses evakuasi dilakukan tim ahli untuk menyelam. Selain itu, ditemukan juga lima orang luka luka.

Pasien RSUD sempat diungsikan
Sejumlah pasien di RS panik berhamburan keluar. Beberapa pasien RSUD Kota Jayapura turut diungsikan ke halaman gedung untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Keluar-keluar betul. Semuanya (pasien) di luar," jelas Kepala BPBD Kota Jayapura Asep Khalid, dalam keterangan resmi BNPB, Kamis (9/2)

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Terkini

Pemerintah Apresiasi Gelaran BNI Java Jazz 2023

Senin, 5 Juni 2023 | 16:54 WIB
X