Menpora: Prokes di PON Terus Dipantau Agar Semua Aman dan Nyaman

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 21:29 WIB
Menpora Zainudin Amali menyampaikan paparan dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN. (Suaramerdeka/dok)
Menpora Zainudin Amali menyampaikan paparan dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN. (Suaramerdeka/dok)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyatakan hingga kini pelaksanaan PON Papua berjalan dengan baik. 
 
Pertandingan dapat berlangsung lancar, sementara protokol kesehatan (prokes) tetap terjaga sesuai aturan-aturan yang telah ditetapkan. 
 
Pengawasan bersama dari berbagai pihak termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga terus dilakukan.
 
“Ini adalah kerja sama semua pemangku kepentingan, semua turun bergotong royong tanpa harus melihat fungsi. Pengawasan juga terus dilakukan berkeliling, bahkan oleh Bapak Kepala BNPB. Bapak Menkes juga menengok langsung pelaksanaan prokes di lapangan,” tegas Menpora dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN.
 
Terdapat beberapa prinsip perlindungan kesehatan yang ditetapkan dalam PON Papua berdasarkan pengalaman dalam Olimpiade Tokyo.
 
Seperti sistem bubble to bubble disamping memastikan semua yang datang telah melakukan vaksinasi. Selain itu, penerapan tes Covid-19 secara reguler, minimal tes antigen kepada para atlet.
 
“Terpenting, semua yang terlibat sudah tervaksin. Termasuk masyarakat sekitar, seperti ditargetkan oleh Bapak Presiden agar 60-70 persen sudah tervaksin,” jelas Menpora.
 
Hal ini, menurutnya, guna memaksimalkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat setempat yang sangat antusias dalam menyambut kemeriahan PON Papua
 
“PON ini adalah kegiatan yang sangat ditunggu masyarakat Papua, sehingga kita berikan perlindungan kepada mereka. prokes ditetapkan dan dipantau panitia agar semua aman dan nyaman,” papar Menteri Zainudin.
 
PON Papua memang menghadapi tantangan tersendiri karena dilaksanakan pada masa pandemi. Menpora menegaskan, “Kita tidak tahu kapan pandemi selesai, jadi yang bisa kita lakukan adalah mulai berkegiatan tapi dengan prokes ketat dan terus melakukan edukasi pada masyarakat," katanya. 
 
Turut hadir pada dialog tersebut, antara lain Atlet Wushu Edgar Xavier Marvelo, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Nasional Brigjen TNI (Purn) Alexander Ginting dan Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PON Papua, Mayjen TNI (Purn) Suwarno.
 
Pewushu Edgar Xavier Marvelo berpesan kepada para atlet lain yang berlaga di PON agar tetap berlatih dan jangan menyerah karena pandemi.
 
"Dulu kita hanya fokus pertandingan, tapi sekarang karena dalam masa
 pandemi, kita juga memiliki prioritas kesehatan,” tuturnya.
 
 “Tetap hati-hati dan waspada. Dengan kita patuh aturan pemerintah seperti prokes dan vaksinasi, semoga pandemi segera berakhir dan kegiatan bisa normal kembali,” imbuhnya. ***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X