Ancaman WADA Bisa Diselesaikan, PP Perbasi Fokus Gelar Turnamen Internasional

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:15 WIB
Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi (kiri) (Suaramerdeka/Humas PP Perbasi)
Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi (kiri) (Suaramerdeka/Humas PP Perbasi)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Cabang olahraga basket menjadi salah satu yang terkena imbas jika Badan Anti Doping Dunia (WADA) menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Sebab basket Indonesia akan menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023.

Untungnya, WADA baru sebatas memberikan ancaman kepada Indonesia yang dinilai tidak patuh terkait TDP (Tes Doping Plan) sesuai yang diminta.

Baca Juga: 60 Ribu Peserta Bertarung di Babak Kualifikasi Piala Presiden Esports 2021

Jika gagal, Indonesia dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan internasional dan atlet yang bertanding di luar negeri tidak boleh membawa nama negara, seperti yang dialami Rusia pada Olimoiade Tokyo 2020.

Terkait gerak cepat pemerintah, dalam hal ini Kemenpora dan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI), PP Perbasi mengaku lega karena Menpora Zainudin Amali menjanjikan semua event internasional di Indonesia tidak sampai terganggu.

"Sungguh kami lega atas respons cepat Pak Menpora. Kabar baik ini membuat kami semakin fokus siapkan timnas untuk bisa mewujudkan target saat kita menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023," ujar Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi, Minggu, 10 Oktober 2021.

Baca Juga: Bek Persija Kecewa Gol yang Terjadi Akibat Kecerobohan Pemain

 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peparnas Papua Siap Digelar, Diikuti 3.301 Atlet

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:57 WIB

Menpora Amali: 56 Rekor Baru Tercatat di PON Papua

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:40 WIB
X