Ketat Perebutan Tiga Emas dari Kelas-kelas Atas Gaya Bebas

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:42 WIB

Ini membuktikan Jatim makin menjadi barometer baru kekuatan gulat nasional, menggeser Kaltim yang sebelumnya menjadi gudang pegulat nasional.  Jatim masih berharap menambah perbendaharaan medali emasnya dari sembilan kelas yang akan dipertandingkan hingga hari terakhir, Kamis (14/10) mendatang.

Jatim adalah peringkat dua kompetisi gulat PON XIX 2016, Bandung, di bawah tuan rumah, Jabar. Namun, saat itu dipertandingkan sebanyak 26 kelas, berbeda jauh dengan PON XX Papua yang konsentrasi pada 18 kelas internasional, sesuai peraturan Persatuan Gulat Dunia atau UWW. Di PON 2016, Jabar merenggut tujuh emas, mengungguli Kaltim yang membawa pulang enam emas, sementara Jatim  dan Kalsel sama-sama meraih empat emas.

"Kami masih yakin untuk merebut tujuh medali emas, sesuai target," kata Hartono, sekum Pengprov PGSI Jatim.

"Target kami, dua emas. Masih ada harapan untuk mencapainya," ungkap Agus Pebrianto, pembina gulat Kalsel yang juga Wakil Ketua Umum PP PGSI.

Agus Pebrianto menyatakan bahwa secara umum kompetisi gulat PON XX Papua berlangsung baik. Para pegulat juga bertanding dengan mengutamakan sportivitas. Demikian juga dengan para wasit/juri. Jika tidak puas dengan keputusan wasit/juri, maka bisa dilihat kembali dari rekaman video. Agus Pebrianto berharap, seluruh atlet, ofisial dan penonton atau suporter tetap mengedepankan spirit olahraga, mendukung fairplay. ****

 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: liputan telepon

Terkini

Chiharu Shida Belum Juga Binasa

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:09 WIB

Greysia/Apriyani Sabet Raih Pair of The Year dari BWF

Jumat, 3 Desember 2021 | 18:02 WIB

Kalah Stamina, Pram/Yere Diganyang Wakil Malaysia

Kamis, 2 Desember 2021 | 23:02 WIB

Chiharu Shida Datang, Pasangan Inggris Ditendang

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:00 WIB
X