Forum Pengprov ISSI Perjuangan Tuntut KONI Pusat Tegakkan Keadilan

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:12 WIB
Juru Bicara Koordinator Forum Pengprov ISSI Perjuangan Agus Prasetyo (Foto: istimewa)
Juru Bicara Koordinator Forum Pengprov ISSI Perjuangan Agus Prasetyo (Foto: istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) telah menolak gugatan yang diajukan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) pimpinan Tatang Sulaiman.

Meski gugatan ditolak, Forum Pengprov ISSI Perjuangan, pendukung PB ISSI pimpinan Tatang Sulaiman tak tinggal diam.
 
Saat ini mereka tengah memperjuangkan kebenaran dengan cara menuntut KONI Pusat agar menegakkan keadilan seputar konflik di internal PB ISSI.  
 
 
''Keadilan dan kebenaran bisa tegak bila mana aturan main organisasi ditegakkan. Buat apa kita menang dengan menghalalkan segala cara, aturan organisasi dilabrak. Penegakan hukum hanya dengan kekuasan,'' ujar Juru Bicara Koordinator Forum Pengprov ISSI Perjuangan Agus Prasetyo melalui siaran pers, Minggu, 24 Oktober 2021.
 
Seperti diketahui, polemik di organisasi balap sepeda Indonesia sudah berlangsung lama hingga muncul dualisme kepengurusan. 
 
Pertama PB ISSI pimpinan Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman hasil Munaslub 2020 dan kedua ISSI pimpinan Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo hasil Munaslub 2021. 
 
 
Agus Prasetyo yang akrab disapa Yoyo, menuding konflik berkepanjangan di tubuh organisasi balap sepeda Indonesia ini dikarenakan KONI Pusat bersikap tidak tegas. 
 
Kondisi tersebut diperparparah dengan sikap Raja Sapta Oktohari (RSO) yang dinilai cukup ambisius dalam mempertahankan jabatannya sebagai Ketua Umum PB ISSI di saat bersamaan dia terpilih sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada 15 Oktober 2019.
 
''Nah semestinya RSO mundur dari Ketua Umum PB ISSI dan menyerahkan mandat itu kembali kepada Pengprov ISSI untuk mengambil langkah selanjutnya. Kalau itu dilakukan maka kami dari Pengprov akan menunjuk Plt dengan tugas utama menyiapkan pelaksanaan Munaslub ISSI memilih Ketua Umum definitif,'' kata Yoyo yang juga Ketua Umum Pengprov ISSI Banten ini.
 
 
Menurut Yoyo, desakan Munaslub ISSI sudah disuarakan oleh 22 Pengprov ISSI hingga muncul deklarasi mosi tidak percaya kepada RSO pada 22 Juni 2020 di Bandung.
 
Deklarasi tersebut diiringi pula dengan dukungan pencalonan Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum PB ISSI. 
 
Namun desakan Munaslub ISSI itu, seperti dijelaskan Yoyo tidak ditanggapi RSO dan RSO tetap mempertahankan jabatannya.
 
 
''ISSI ini sudah dijadikan RSO sebagai ladang bisnisnya bersama gerombolannya sehingga aturan organisasi pun ditabrak,'' ujar Yoyo.
 
Seiring waktu berjalan, Munaslub ISSI yang diprakarsai oleh Forum Komunikasi Pengprov ISSI se- Indonesia akhirnya digelar pada tanggal 17 Oktober 2020 di Hotel Aston Kartika, Jakarta.
 
Dalam Munaslub ISSI 2020 itu mengantarkan Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum PB ISSI periode 2020-2024. 
 
 
Namun hasil Munaslub ISSI 2020 ini seperti melewati jalan terjal. Sebab, KONI Pusat yang semula memberi harapan terselenggaranya Munaslub merasa dalam posisi kurang nyaman. 
 
Alhasil Munaslub ISSI 2020 yang secara aklamasi memilih Tatang Sulaiman, tidak mendapat pengakuan dari KONI Pusat. 
 
Forum Komunikasi Pengprov ISSI kemudian melakukan gugatan kepada BAORI dengan dua item, pertama atas tindakan-tindakan melawan hukum yang dilakukan RSO yang sudah kehilangan mandat karena ada mosi tidak percaya dari 22 Pengprov dan kedua, sikap KONI Pusat itu sendiri yang mengambang.
 
 
Intinya, lanjut Yoyo, tindakan RSO sudah melampaui batas. Sejumlah Pengprov ISSI pendukung Tatang Sulaiman dipaksa dicaretaker, termasuk Pengprov ISSI Banten.
 
Polemik ISSI makin memanas karena di tengah gugatan kubu Tatang Sulaiman, KONI Pusat merestui Munaslub ISSI yang digelar RSO pada tanggal 3 April 2021.
 
Munaslub yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman ini memilih secara aklamasi Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo sebagai Ketua Umum PB ISSI periode 2021-2025. Terpilihnya Listyo Sigit menjadikan adanya dualisme di tubuh PB ISSI.
 
 
''Semestinya KONI Pusat tidak memberikan restu kepada RSO menggelar Munaslub karena ISSI secara organisatoris sedang bersengketa dan dalam proses persidangan di BAORI. Jadi kami pantas dan wajar bila menuding KONI Pusat bukan menyelesaikan masalah tapi justru memperkeruh masalah,'' ungkap Yoyo.
 
Di sisi lain, saat ini muncul isu bahwa Listyo Sigit Prabowo dikabarkan mundur dari jabatan Ketua Umum PB ISSI hasil Munaslub ISSI 2021. 
 
Saat wartawan menanyakan kebenaran soal isu tersebut kepada KONI Pusat dan pihak RSO, hingga kini belum ada jawaban. ***
 
 

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Konsisten, Gregoria Takluk dari Wakil China

Jumat, 27 Januari 2023 | 21:09 WIB

Gelar Bidding Pra PON, PP Perbasi Surati Pengprov

Selasa, 24 Januari 2023 | 17:29 WIB
X