PB Percasi dan JAPFA Gelar Turnamen Catur Internasional, Langkah Mencetak Seorang Grand Master

- Kamis, 2 Desember 2021 | 22:30 WIB
Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto (tengah) berfoto bersama jajaran pengurus dan perwakilan JAPFA jelang pelaksanaan turnamen catur JAPFA FIDE Rated di Jakarta, Kamis, 2 Desember 2021 (Suaramerdeka/Iqbal)
Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto (tengah) berfoto bersama jajaran pengurus dan perwakilan JAPFA jelang pelaksanaan turnamen catur JAPFA FIDE Rated di Jakarta, Kamis, 2 Desember 2021 (Suaramerdeka/Iqbal)

JAKARTA- PB Percasi terus berupaya mencetak pecatur andal dengan mengikutkan para atletnya ke ajang internasional atau menggelar turnamen sendiri di Tanah Air.

Kali ini, langkah yang dilakukan PB Percasi adalah menggelar turnamen catur berkualitas dan bertaraf internasional dengan tajuk "JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021".
 
Ajang ini dihelat dengan bekerjasama JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang akan diselenggarakan di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta pada 4-8 Desember 2021.
 
 
Panitia membatasi jumlah peserta hingga 150 orang atau separuh dari kapasitas tempat pertandingan. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama pandemi belum berakhir.
 
Sejumlah pecatur bergelar Grand Master (GM) akan ambil bagian, antara lain GM Cerdas Barus, GM Susanto Megaranto dan GM Novendra Priasmoro. Selain itu ada WGM Irene Kharisma Sukandar dan WGM Medina Warda Aulia. 
 
Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto mengatakan, mencetak pecatur bergelar GM tak bisa dilakukan secara instan. Butuh waktu yang agak lama karena harus mengikuti banyak turnamen skala internasional secara rutin dan berkala.
 

Utut bercerita, selama 71 tahun lamanya, Indonesia baru memiliki sepuluh pecatur bergelar GM

Mereka adalah GM Herman Suradiradja, GM Ardiansyah, GM Utut Adianto, GM Edhi Handoko, GM Ruben Gunawan, GM Cerdas Barus, GM Susanto Megaranto dan terakhir GM Novendra Priasmoro. Juga ada dua Grand Master Wanita, yaitu WGM Irene Kharisma Sukandar dan WGM Medina Warda Aulia. 

Hal ini membuktikan bahwa mencetak seorang GM bukanlah hal yang mudah, diperlukan bibit-bibit pecatur baru untuk meneruskan tongkat estafet catur Indonesia.

Baca Juga: Profesional Muda Berpeluang Bekerja di Swiss, Tersedia Kesempatan Bagi 50 Orang Per Tahun

“Karenanya, PB Percasi sangat mengapresiasi dan mendukung berbagai turnamen yang diselenggarakan berbagai pihak untuk membantu melahirkan para “bintang” baru di dunia catur Indonesia. Terutama JAPFA yang selama ini telah bersinergi bersama kami dan senantiasa mendukung olahraga catur Indonesia melalui berbagai turnamen yang telah diselenggarakan selama ini,” ujar Utut Adianto saat konferensi pers jelang turnamen pada Kamis 2 Desember 2021.

Untuk diketahui, JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021 merupakan turnamen yang terbuka untuk umum dengan menggunakan sistem Swiss 9 Babak, dimana memiliki total hadiah Rp 110.500.000. 

Pendaftaran peserta yang memiliki rating di bawah 2000 akan dikenakan biaya Rp 150.000, peserta dengan rating 2000 - 2299 senilai Rp100.000, dan bagi peserta yang memiliki rating 2300 ke atas tidak akan dikenakan biaya pendaftaran.

Baca Juga: Pelatih Malaysia: Sejak Jadi Pemain Sampai Pelatih, Lawan Indonesia Tidak Pernah Ada Menangnya

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Egoisme Novak Djokovic

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:57 WIB

IBL 2022: Indonesia Patriots Tumbangkan Evos Thunder

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:09 WIB

IBL 2022: Indonesia Patriots Dibekuk Bali United

Minggu, 16 Januari 2022 | 21:59 WIB
X