Kasus Ucapan Tak Pantas Yeremia, Fadil Imran Beri Teguran Keras

- Rabu, 25 Mei 2022 | 20:27 WIB
Yeremia Rambitan (Tangkapan Layar Instagram @memomedsos)
Yeremia Rambitan (Tangkapan Layar Instagram @memomedsos)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Sekjen PP PBSI Muhammad Fadil Imran meminta kasus yang menimpa pebulutangkis ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan diakhiri.

Pasalnya, sang pemain sudah mengaku bersalah dan meminta maaf atas kesalahannya dan agar lebih fokus menghadapi kejuaraan selanjutnya.

"Yeremia sudah mengakui kesalahannya dan sangat menyesal. Jadi saya atas nama PBSI dan Yeremia mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi ke depan," ujar Fadil Imran di Jakarta, Rabu (25/5).

Dikatakan Fadil Imran, Yeremia sudah menelpon dirinya. Pemain spesialis ganda ini pun sudah meminta maaf dan merasa menyesal.

"Yeremia sudah meminta maaf dan menyesal. Dia juga berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Ini jadi pelajaran berharga bagi dirinya," sebut Fadil Imran.

Sebagai pengurus PBSI dan sekaligus sebagai orangtua yang mengayomi atlet, Fadil Imran juga menyayangkan hal ini terjadi.

"Menyayangkan kejadian tersebut dan menjadi perhatian bagi PBSI untuk lebih membina agar atlet tidak hanya berprestasi tapi juga memiliki kepribadian yang bagus," ucapnya.

Bicara tentang sanksi yang dijatuhkan PBSI, Fadil Imran menyebut bahwa teguran keras dari dirinya itu sudah merupakan hukuman yang cukup berat bagi Yeremia.

"Teguran dari Sekjen PBSI itu sudah merupakan sanksi yang cukup berat buat Yeremia. Apalagi, sebelumnya dia juga sudah mendapat hukuman sosial dari netizen," tutur Fadil Imran.

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X