Demi Kemajuan Prestasi Muaythai Indonesia, IFMA Sarankan Cabang Ini Masuk Ekstra Kurikuler di Sekolah

- Selasa, 29 November 2022 | 16:55 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat mengunjungi kantor Otoritas Olahraga Thailand di kawasan Ramkhamhaeng Rd, Bangkok, Selasa 29 November 2022 (DPD RI)
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat mengunjungi kantor Otoritas Olahraga Thailand di kawasan Ramkhamhaeng Rd, Bangkok, Selasa 29 November 2022 (DPD RI)

BANGKOK- Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti sedang melakukan kunjungan kerja di Thailand.

Pada hari kedua kunjungannya, Selasa (29/11), LaNyalla bersama delegasi menyempatkan datang ke kantor Otoritas Olahraga Thailand di kawasan Ramkhamhaeng Rd, Bangkok.

Secara khusus, LaNyalla yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) bertemu dengan jajaran pengurus Federasi Muaythai Internasional (IFMA) yang berkantor pusat di Bangkok.

LaNyalla disambut langsung Ketua Kehormatan IFMA, Sakchye Tapsuwan, Direktur Pengembangan dan Promosi KONI Thailand, Theerawat Sinlapa-Archa, Ketua Komisi Atlit IFMA, Janice Lyn dan Direktur Hubungan Internasional IFMA, Nareerat Vissutvarin serta Sekretaris Jenderal IFMA, Stephan Fox yang bergabung melalui Zoom.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2022 Selasa 29 November: Ada Iran vs Amerika Serikat

LaNyalla yang didampingi sejumlah anggota DPD RI, yang beberapa di antaranya juga pengurus Muaythai Indonesia, mendapat beberapa masukan untuk pengembangan prestasi Muaythai di Indonesia.

Di antaranya dengan memasukkan cabang olahraga Muaythai sebagai salah satu pilihan ekstra kurikuler di sekolah dan perguruan tinggi.

Serta memasyarakatkan Muaythai sebagai bagian dari fasilitas gym di Indonesia.

“Kalau di Thailand, Muaythai memang bagian dari tradisi sejarah kami yang panjang. Tetapi di negara lain, Muaythai dikembangkan melalui beberapa tools. Salah satunya yang sekarang menjadi bagian dari gaya hidup adalah aktivitas di gym,” kata Ketua Komisi Atlet IFMA, Janice Lyn.

Baca Juga: Jadi Pembicara di B20 Summit, CEO Binance Bahas Masa Depan Teknologi

Perempuan yang juga anggota Eksekutif Komite IFMA tersebut juga menyarankan agar Muaythai menjadi salah satu alternatif program untuk mengurangi angka kenakalan dan kriminalitas remaja, melalui perekrutan mereka di sasana-sasana Muaythai untuk diberi pelatihan secara cuma-cuma.

“Di Thailand kami bekerjasama dengan televisi untuk membuat acara reality show untuk menampilkan mereka yang berhasil mengubah nasib, dari kantong-kantong kemiskinan, hingga berhasil menjadi atlet yang berpenghasilan,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Lyn, Muaythai menjadi bagian dari poverty program (pengentasan kemiskinan, red) yang dikerjasamakan dengan program instansi lain yang terkait.

Baca Juga: Melongok Tiga Penyair Membedah Karya Puisi , Oleh : Pulo Lasman Simanjuntak/Pegiat Sastra dan Budaya

Sementara itu, Ketua Kehormatan IFMA, Sakchye Tapsuwan juga membuka kesempatan kepada Indonesia apabila membutuhkan dukungan teknik, untuk mengembangkan kurikulum pelatih atau wasit.

Senada dengan Tapsuwan, Sekjend IFMA Stephan Fox juga menyiapkan waktu kapanpun untuk Indonesia agar atlit-atlit Muaythai Indonesia mampu mencetak prestasi di tingkat Internasional.

“Saya juga berharap pencak silat juga bisa masuk ke dalam keluarga besar Martial Art dunia yang diakui oleh IOC (Komite Olimpiade Internasional), termasuk Muaythai. Saya siap membantu untuk assessment. Karena sekarang baru lima cabang yang masuk. Sisanya masih ada 10 cabang yang waiting list,” imbuh pria kelahiran Jerman itu.

Baca Juga: Media Massa Penting untuk Dukung DPR sebagai Parlemen Modern

Beberapa anggota yang juga pengurus PB Muaythai Indonesia terlihat cukup intens berdialog dengan Sekjen dan jajaran pengurus IFMA. Di antaranya Ketua Harian PB MI yang juga Senator Aceh Fachrul Razi.

Usai pertemuan, LaNyalla dan rombongan meninjau langsung ke lokasi Pusat Pelatihan Tim Nasional Muaythai Thailand, yang berada satu komplek dengan Kantor Otoritas Olahraga Thailand.

Turut mendampingi LaNyalla, anggota DPD RI, Fachrul Razi (ketua harian PB MI), Bustami Zainudin (wakil ketua umum PB MI) Andi M. Ihsan (wakil bendahara umum PB MI), Hilmy Muhammad, Bambang Santoso, M. Sanusi Rahaningmas dan Muhammad J. Wartabone. Tampak hadir pula Ketua Muaythai Jawa Timur Baso Juherman.

Selasa (29/11), malam, Ketua DPD RI dan delegasi dijadwalkan akan bertemu dengan perwakilan warga Indonesia serta diaspora di Thailand dalam pertemuan dan jamuan makan malam di KBRI Thailand.***

 

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Konsisten, Gregoria Takluk dari Wakil China

Jumat, 27 Januari 2023 | 21:09 WIB
X