Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022: Eko Yuli Borong Medali

- Kamis, 8 Desember 2022 | 18:29 WIB
Eko Yuli Irawan bersama Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari (NOC Indonesia)
Eko Yuli Irawan bersama Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari (NOC Indonesia)

JAKARTA- Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan menunjukkan pembuktian diri dalam merealisasikan target tampil di Olimpiade 2024 Paris.

Atlet 33 tahun ini sukses membawa pulang dua medali perak dan satu medali perunggu dalam penampilannya di kelas 61 kg putra Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Bogota, Kolombia, Kamis (8/12).

Raihan Eko menjadi medali pertama bagi Merah Putih pada event yang menjadi salah satu perebutan poin kualifikasi menuju Paris 2024.

Tampil di Grand Carpa Americas Corferias, Eko Yuli membukukan catatan angkatan total 300kg (165kg clean&jerk dan snatch 135kg).

Dengan catatan tersebut, Eko Yuli berhak atas dua medali perak di angkatan total dan clean&jerk serta perunggu untuk angkatan snatch.

Ia mengakui dominasi lifter China sekaligus rival terberatnya, yakni Li Fabin. Atlet 29 tahun ini mendominasi di semua angkatan usai membukukan total 312kg (175kg clean&jerk dan snatch 137kg).

Angkatan clean&jerk Li Fabin menjadi rekor dunia baru. Sebelumnya, rekor dunia clean&jerk dipegang oleh Eko Yuli dengan angkatan 174kg yang ditorehkan di Ashgabat pada 2018.

Medali perunggu total angkatan diamankan Yueji He (China) usai membukukan total angkatan 296kg (160kg clean&jerk dan snatch 136kg). Namun, Yueji He berhasil meraih satu perak lewat angkatan snatch.

“Perasaan belum puas, tetapi saya tetap bersyukur dengan hasil ini setidaknya bisa mulai mengumpulkan poin untuk tiket lolos ke Olimpiade 2024. Evaluasi ke depan harus pematangan tehknik da. konsisten peningkatan angkatan karena hasil ini menunjukkan bahwa Li Fabin sudah lebih siap pelatihan, apalagi dia juga memecahkan rekor dunia,” kata Eko Yuli.

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Konsisten, Gregoria Takluk dari Wakil China

Jumat, 27 Januari 2023 | 21:09 WIB
X