Kisah Pelatih Amerika Serikat yang Tasnya Sempat Hilang di Arena Kejuaraan Dunia Wushu Junior

- Jumat, 9 Desember 2022 | 22:21 WIB
Foto: PB WI
Foto: PB WI


TANGERANG- Pelatih Tim Wushu khusus Taolu Amerika Serikat, Qiang Li mengaku merasa nyaman selama mengikuti Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 yang digelar di ICE BSD, Tangerang.

“Saya merasa nyaman selama ikut kejuaraan dunia di Indonesia. Panitianya profesional dan memberikan pelayanan sangat baik masalah makanan dan transportasi. Begitu juga dengan volunteer-nya. Tidak ada kesulitan yang kita alami selama ini," kata Qiang Li saat mengawasi atlet-atlet junior Amerika Serikat menjalani latihan pemanasan.  

Kenyamanan itu semakin dirasakan Qiang Li tatkala tasnya berisi paspor dan sejumlah uang tertinggal di tempat pertandingan tetapi terjaga dan tetap utuh.

"Tadinya, saya sempat khawatir tetapi tas saya yang tertinggal diamankan dan tidak ada satupun barang hilang," ceritanya.

Qiang Li adalah mantan atlet profesional wushu China yang sudah tinggal di Amerika Serikat lebih dari 15 tahun untuk mengembangkan olahraga beladiri asal Tiongkok. Kini, dia sudah menjadi warga negara Amerika Serikat.

Di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Qiang Li membawa 12 atlet junior untuk memperkuat Kontingen Wushu Amerika Serikat.

Saat ini, skuad Negeri Paman Sam telah meraih 3 medali emas dimana 1 medali emas disumbangkan putranya, Denis Dong.

Sedangkan putranya yang lain, Lucas hanya menyumbangkan 1 perak dan 1 perunggu.

Ketika ditanya penilaiannya terhadap penampilan atlet Indonesia di kejuaraan dunia edisi ke-8 yang melinbatkan 60 negara dan 2 region (Hongkong dan Macau), Qiang Li menjawab, “Luar biasa perkembangan wushu di Indonesia dan pantas mendapatkan 8 medali emas. Atlet-atlet junior Indonesia sangat menguasai Nanquan dan Nandao,” ujarnya.***

 

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Konsisten, Gregoria Takluk dari Wakil China

Jumat, 27 Januari 2023 | 21:09 WIB
X