Ironi Ayo Ke Bioskop PEN Film

- Senin, 20 Desember 2021 | 16:56 WIB
Akhlis Suryapati (Istimewa)
Akhlis Suryapati (Istimewa)

Dalam berbagai kasus skandal, layar lebarnya adalah scene by scene publikasi, propaganda, kehumasan. Pengungkapan skandal dimulai adanya publikasi, disambut serangan balik publikasi.

Jika ujungnya adalah kemenangan, maka kemenangan ditentukan oleh suara terbanyak. Suara kebenaran dan hukum berkeadilan menjadi gumam yang samar-samar.

Dalam ‘Melihat Indonesia dan Merawat Ingatan’ apalah arti ekonomi ‘masa pandemi’ seorang Emak di tengah gelora Pemulihan Ekonomi Nasional melalui penyelenggaraan perfilman. Ayo ke Bioskop.

Ada puluhan film Hollywood disiapkan beredar, disuplisi film-film Indonesia yang promosinya masing-masing judul menghabiskan satu setengah miliar rupiah – antara lain – duit dari para Emak.

Akhlis Suryapati Kepala Sinematek Indonesia

(Jakarta, 20 Desember 2021)

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSP: Copot 2 Menteri PKB!

Selasa, 24 Januari 2023 | 17:09 WIB

Menimbang Biaya Haji di Indonesia.

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:24 WIB

Jabatan Itu Memabukkan, Pak Kades!

Rabu, 18 Januari 2023 | 23:25 WIB

Kades Maju Tak Gentar Demi 9 Tahun Jabatan

Selasa, 17 Januari 2023 | 02:30 WIB

Narcissus Masa Kini

Kamis, 12 Januari 2023 | 14:05 WIB

Abimanyu Wachjoewidajat : Terkait KDRT Venna Melinda

Selasa, 10 Januari 2023 | 16:48 WIB

Heboh, Viral Muncul Mata Air Di Dekat Makam Eril

Sabtu, 7 Januari 2023 | 15:05 WIB

Indonesia dan 100 Tahun NU.

Jumat, 6 Januari 2023 | 06:06 WIB

Katimbang Nonton Bokep

Rabu, 4 Januari 2023 | 16:16 WIB

Dibuang di UU Pers, Dipunggut ke dalam KUHP

Jumat, 30 Desember 2022 | 17:13 WIB

Menyambut Brutus-Brutus PSSI

Jumat, 30 Desember 2022 | 01:17 WIB
X