Di Negeri Demokrasi Puisi (masih) Ditakuti (?)

- Kamis, 6 Januari 2022 | 08:15 WIB
Lekas sembuh Indonesia ku (Google)
Lekas sembuh Indonesia ku (Google)

Oleh Benny Benke

Jakarta.Suaramerdeka.com, - Basa Basuki, penyair dari Semarang pada tahun 90-an sohor dengan petilan sajaknya, berbunyi; // di negeri demokrasi, kenapa puisi musti ditakuti, kata~kata bukanlah senjata, untuk membunuh penguasa// (Sajak Elang).

Merujuk pada gentarnya rezim Orba, pada semua jenis ketidakpuasan yang disuarakan masyarakat Indonesia, juga lewat puisi, atas kesewenangan dan penindasannya.

Hampir di segala bidang kehidupan. Juga ketakutan pada sejumlah puisi pamflet yang marak saat itu.

Seperti puisi pamflet bercita rasa jargon yang paling dikenal saat itu (hingga kini dan nanti), milik penyair asal Solo, Widji Thukul, berjudul "Peringatan"; //Apabila usul ditolak tanpa ditimbang/Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan/ Dituduh subversif dan mengganggu keamanan/Maka hanya ada satu kata: lawan!//.

Baca Juga: Kerapuhan, dan Ketabahan

Bagaimana dengan rezim sekarang? Apakah puisi masih ditakuti di rezim ini? Meski isinya berniat mengingatkan dalam semangat kebaikan dan kesabaran sekalipun?

Apakah penyair masih mempunyai nyali bersemuka dengan kekuasaan? Yang dipastikan akan menang dengan cara apa saja, jika berperkara dengan rakyatnya.

Bisa ya bisa tidak jawabnya. Karena di rezim ini, diakui atau tidak, sampah demokrasinya, berujud pendengung yang telah malih rupa serupa mahluk tak tersentuh hukum. Bersiap menerkam siapa saja. Yang berseberangan dengan tuan dan puan kekuasaan. Tanpa terkecuali.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Potensi Domba Lokal Lereng Barat Gunung Slamet

Sabtu, 4 Februari 2023 | 14:19 WIB

Menimbang Gibran di Pilgub Jateng.

Jumat, 3 Februari 2023 | 06:35 WIB

Bela Negara, Bukan Sekadar Aksi Angkat Senjata

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:03 WIB

Bela Negara dan Persepsi Publik

Kamis, 2 Februari 2023 | 22:43 WIB

KSP: Copot 2 Menteri PKB!

Selasa, 24 Januari 2023 | 17:09 WIB

Menimbang Biaya Haji di Indonesia.

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:24 WIB

Jabatan Itu Memabukkan, Pak Kades!

Rabu, 18 Januari 2023 | 23:25 WIB

Kades Maju Tak Gentar Demi 9 Tahun Jabatan

Selasa, 17 Januari 2023 | 02:30 WIB

Narcissus Masa Kini

Kamis, 12 Januari 2023 | 14:05 WIB

Abimanyu Wachjoewidajat : Terkait KDRT Venna Melinda

Selasa, 10 Januari 2023 | 16:48 WIB
X