Jadilah Pemenang, Jangan Pengeluh. Winner, Bukan Whiner. Seperti Jean-Dominique Bauby.

- Minggu, 27 Februari 2022 | 10:58 WIB
Jean-Dominique Bauby. (Istimewa/Google)
Jean-Dominique Bauby. (Istimewa/Google)

Oleh Benny Benke.

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Mungkin kita, juga Anda tidak, atau belum mengenal nama Jean-Dominique Bauby. Ia pemimpin redaksi majalah mode terkemuka Perancis Elle.

Jean-Dominique Bauby berprofesi sebagai wartawan, penulis dan editor majalah mode nomor wahid, mungkin di dunia, yang pada awalnya mempunyai kehidupan yang sahaja, dan bahagia.

Dia memiliki dua anak dari pernikahannya dengan Sylvie de la Rochefoucauld. Yaitu Théophile dan seorang putri bernama Céleste.

Sayangnya, kehidupannya berbalik 180 derajad, saat sebuah penyakit membuat pria kelahiran 23 April 1952 di Paris, Perancis, harus berbaring di ranjang, di sisa hidupnya. Sampai akhirnya pada 9 Maret 1997 dia menghembuskan nafas terakhirnya di Garches, Perancis.

Ia meninggal pada usia 45 tahun setelah menyelesaikan memoar yang "ditulisnya" secara istimewa dan diberinya judul Le Scaphandre et le Papillon (The Bubble and the Butterfly), yang mengisahkan tentang perjalanan hidup sang pemimpin redaksi majalah mode ini.

Drama dan kegetiran hidup Jean bermula saat pada 1995 terkena stroke yang menyebabkan seluruh tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut 'locked-in syndrome', kelumpuhan total yang ia sebut 'seperti pikiran di dalam botol'.

Memang Jean masih bisa berpikir jernih tetapi sama sekali tidak bisa berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih dapat diperintahnya adalah kelopak mata kiri.

Jadi itulah caranya berkomunikasi dengan para perawatnya, dokter rumah sakit, keluarga dan teman-temannya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Negara Jerman(2):Hazrina Puteri Nabilla

Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:37 WIB

Mengenal Negara Jerman(1):Hazrina Puteri Nabilla

Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:22 WIB

MenantikanKebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Selasa, 4 Oktober 2022 | 05:47 WIB

Ledakan Bom Sosial dalam Kekerasan Sepak Bola

Senin, 3 Oktober 2022 | 15:02 WIB

Harkat Martabat

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:38 WIB

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:23 WIB

Mosaik Putri Diana (30): Kronologi Kehidupan Diana

Jumat, 30 September 2022 | 11:31 WIB

Mosaik Putri Diana (29): Kami Hanyalah Orang Biasa

Rabu, 28 September 2022 | 13:05 WIB

Mosaik Putri Diana (28): ‘Berhati-hatilah, Paul’

Selasa, 27 September 2022 | 08:18 WIB

Mosaik Putri Diana (27): Diana Tak Ingin Mampir ke Paris

Selasa, 27 September 2022 | 07:58 WIB

Mosaik Putri Diana (25): 'Dia Tidak Cocok untuk Putri'

Senin, 26 September 2022 | 09:55 WIB

Mosaik Putri Diana (24): Dodi Bukan Cinta Sejati Diana

Senin, 26 September 2022 | 08:20 WIB

Mosaik Putri Diana (23): Diana-Charles Saling Mencinta

Minggu, 25 September 2022 | 21:51 WIB

Mosaik Putri Diana (21): Para Pria di Sekitar Diana

Minggu, 25 September 2022 | 21:35 WIB
X