Menyelisik Pusat Mafia Minyak Goreng

- Sabtu, 26 Maret 2022 | 13:51 WIB
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)

Oleh Wina Armada Sukardi,

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- 
MENJELANG bulan suci ramadhan, para emak, alias kaum ibu rumah tangga, masih digelantungi persoalan ketersediaan dan harga minyak goreng. Janji Menteri Perdagangan M. Lutfi untuk menyediakan stock minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan pemerinah dalam jumlah memadai dan mencukupi, sekaligus tekad memberantas “mafiaminyak goreng, masih menjadi angan-angan, dan bahkan menjadi banyak bahan olok-olok di media sosial.

Apalagi ketika pihak kepolisian menegaskan, instansinya belum menemukan adanya “mafiaminyak goreng, kegaduhan terdengar lebih seru. 

Sebenarnya, sebelum Lutfi mengumumkan adanya HET, lalu lintas perdagangan minyak goreng relatif berlangsung “stabil dan normal.” Tak ada gejolak. Tak ada kelangkaan masif terhadap minyak goreng curah, minyak goreng murah atau minyak goreng bersubsidi.

Kalau pun ada kekurangan stock, hanyalah bersifat lokal dan situasional. Harganya kalau pun dijumpai adanya yang naik, cuma bagian dari pasang surut mekanisme pasar .

Sebaliknya, begitu Lutfi mengumandangkan ada HET minyak goreng produk- produk tertentu, yakni minyak goreng bersusidi dan dikatagorikan sebagai “minyak goreng murah,” justeru terjadilah kekisruhan.

Apalagi lantas setelah ada ketentuan, satu orang hanya boleh membeli satu plastik (ukuran dua kilo?) minyak goreng setiap harinya, kehebohan lebih besar tak dapat dihindar: jenis minyak goreng itu menjadi langka, harganya ikut terbang, dan pemerintah cq Kementeriaan Perdagangan seperti kehilangan “kendali” terhadap persoalan persediaan dan harga minyak goreng.

Darisana lahirlah tudingan adanya “mafia minyak goreng.” 

Kenapa hal itu dapat terjadi? Ada dua sifat alasan. Pertama, lantaran alasan prinsipil atau filosofis mekanisme pasar. Kedua, lantaran alasan teknis.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB

Quo Vadis DKJ dan Musyawarah Burung.

Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:09 WIB
X