Bianca, Bening, dan Sisterhood

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:28 WIB
Bianca Raya Mashurie (Benny Benke)
Bianca Raya Mashurie (Benny Benke)

Lelah memberikan pemahaman kepada adiknya yang belum terbangun utuh nalarnya, rung mudeng, kakak Bianca akhirnya memilih jalan terakhirnya; bukan jalan pedang, tapi jalan molor.......

Mungkin kakak Bianca sedang membangun ulang kekuatannya, di dalam tidurnya. Merehatkan batin dan raganya satu dua jenak. Untuk kemudian, kembali bersemuka dengan "kesemrawutan" adiknya, saat jaga tiba. 

Barangkali, sembari berfikir keras dalam tidurnya. Mengapa beban pelajaran moral yang diberikan ayahnya, kepadanya sedemian banyak. Tidakkah lebih baik, pelan-pelan seiring berjalannya waktu. 

Tadinya ayah juga berpikir demikian, nak. Pelajaran moral diberikan pelan-pelan seiring waktu berjalan. Dengan harapan, umur ayah juga panjang. Tapi siapa yang tahu usia seseorang anakkku. Mumpung ayah masih ada umur, kenapa tidak ayah tularkan ilmu budi pekerti sekarang saja. Tanpa ada waktu menunggu untuk berbagi ilmu.

Jadi, ihwal ilmu paseduluran anak perempuan, atau sisterhood selayaknya diamalkan.

Saudari perempuan, memang memiliki hubungan yang superunik. Karena mereka adalah persona yang telah mengenal satu sama lain sepanjang hidup mereka.

Yang seharusnya mencintai dan berdiri di samping satu sama lain, apa pun yang terjadi. Betapapun pahitnya. Berapapun bayarannya. Bahkan saudari perempuan tahu persis ke mana harus mengarahkan pisau amarahnya, kepada sosok yang menyakiti saudarinya....

Makanya, adakah yang lebih kuat dan berbahaya dari rekatnya ikatan keluarga? Yang jelma layaknya kesatuan tentara yang tak gentar berhadapan dengan siapa saja. Keluarga adalah kesatuan tentara tak resmi, yang mampu mengelola konflik dengan cara khasnya sendiri, demi melindungi anggotanya, dari ancaman yang datang dari arah mana saja.

Bounding attachment antaranggota
keluarga, juga sisterhood di dalamnya, bahkan bersiap mengorbankan apa saja, tanpa terkecuali, juga menukarnya dengan pengapnya neraka, demi tegak marwahnya.

Jadi, hati-hati dengan kekuatan ikatan keluarga. Dia sanggup menghadapi, meruntuhkan, dan mengalahkan apa saja. (bb)

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kuda Hitam Pilpres 2024.

Jumat, 9 Desember 2022 | 02:22 WIB

Kekalahan itu Guru.

Rabu, 30 November 2022 | 04:34 WIB

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB
X