Buya Syafii

- Selasa, 31 Mei 2022 | 12:53 WIB
Zainal Bintang (Arsip Pribadi Zainal Bintang)
Zainal Bintang (Arsip Pribadi Zainal Bintang)

Oleh : Zainal Bintang.

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Prof. Ahmad Syafii Maarif (87) yang akrab dipanggil Buya Syafei telah berpulang ke Rakhmatullah hari Jumat (27 Mei 2022) pada ujung bulan Syawal di Yogyakarta. Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun.

Namun, amanat suluh kehidupan yang telah diwariskannya tidak ikut berpulang: “kemuliaan sikap moral” yang ditinggalkannya itu adalah sebuah lembaran hidup keseharian yang dilewatinya dengan nyaman dan bersahaja. Serta bahagia.

Sekelebat wajah penyair Chairil Anwar melintas bersama potongan puisi “Nisan” (1942): “Bukan kematian benar menusuk kalbu. keridhaanmu menerima segala tiba…..” 

Almarhum Buya, demikian nama panggilan penghormatan sehari-hari – sejak beberapa puluhan tahun yang lalu - direkatkan dengan takzim atas dirinya - oleh masyarakat luas. Lintas agama, lintas suku, lintas golongan dan lintas ras.

Ekspresi keterpesonaan masyarakat yang hormat dan takjub melihat keikhlasan dan kepasrahan almarhum menapaki kehidupan sepanjang hayat dengan kesederhanaan sejati.
Pilihan hidup yang memuliakan itu, dijalani secara alami dan mengalir tanpa beban.

Dibuktikannya melalui pengabdian kesehariannya kepada bangsa ini. Tidak dibalut dan dibungkus kemewahan. Tanpa mobil mewah. Tanpa rumah mewah. Tanpa perlu harus hidup di Jakarta, markas di mana sejumlah kemewahan artifisial berkelindan dalam lahan medan politik yang penuh dengan gimmick dan intrik.  

Salah satu penghormaan terakhir kepada almarhum yang sangat berharga datang dari harian Kompas, Sabtu (28/05/2022). Seluruh halaman satunya (front page) penuh menyajikan Obituari kolosal, dengan menampilkan foto almarhum berwajah tegas tanpa senyum, menggenggam gulungan kertas putih.

Dipadu latar belakang warna hitam pekat (tanda duka mendalam). Menyajikan karya fotografi yang impresif. Kombinasi hitam putih kontras. Tapi penuh pesan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekalahan itu Guru.

Rabu, 30 November 2022 | 04:34 WIB

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB
X