Makna dibalik KURBAN: Penghargaan Hak Asasi Manusia dan Revitalisasi Kebudayaan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 20:01 WIB

 

Oleh:Widia Febriana S.Fil.I

SEPERTI KITA KETAHUI, idul Adha bermula dari sebuah peristiwa dimana Ibrahim diperintahkan Tuhan untuk menyembelih Ismail dan Tuhan kemudian mengganti Ismail dengan domba.

Banyak di antara kita bertanya-tanya apakah ini bermakna bahwa Tuhan sangat kejam sehingga memerintahkan seseorang yang beriman untuk membunuh anaknya? Apakah ini berarti kalau suatu saat muncul ilham pada diri seseorang yang “beriman” untuk membunuh anaknya dan ia harus menurutinya?

Untuk memahami makna sesungguhnya kisah Ibrahim dan Ismail, kita perlu melihat pada konteks kejadian tersebut, bukan saja secara mikro, tetapi secara makro. Lagipula, ia adalah seorang nabi dan nabi diutus untuk membawa pesan bagi masyarakat secara luas.

Ibrahim hidup di masa Mesopotamia, sekitar abad ke-11 hingga 20 SM. Karakteristik masyarakat Mesopotamia adalah sentralistik hirarkis.

Para penguasa di masyarakat ini membangun kekuasaannya dengan pengorbanan manusia. Beberapa tahun terakhir telah ditemukan berbagai lokasi kuburan anak dan remaja dari era Mesopotamia sekitar abad ke-22 hingga ke 31 SM di Turki dan sekitarnya

. Kuburan-kuburan ini menunjukkan sejumlah anak dan remaja yang dikorbankan secara ritual untuk menunjukkan kekuasaan dan status sosial dari orang yang mengorbankannya.

Kita dapat membayangkan bahwa pada era Ibrahim, peristiwa pengorbanan manusia adalah sesuatu yang lumrah di masyarakat, terutama di kalangan penguasa.

Struktur masyarakat dibangun oleh orang-orang brutal yang melindungi masyarakatnya dengan mengorbankan bagian penting dalam masyarakatnya, yaitu generasi muda.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:23 WIB

Mosaik Putri Diana (30): Kronologi Kehidupan Diana

Jumat, 30 September 2022 | 11:31 WIB

Mosaik Putri Diana (29): Kami Hanyalah Orang Biasa

Rabu, 28 September 2022 | 13:05 WIB

Mosaik Putri Diana (28): ‘Berhati-hatilah, Paul’

Selasa, 27 September 2022 | 08:18 WIB

Mosaik Putri Diana (27): Diana Tak Ingin Mampir ke Paris

Selasa, 27 September 2022 | 07:58 WIB

Mosaik Putri Diana (25): 'Dia Tidak Cocok untuk Putri'

Senin, 26 September 2022 | 09:55 WIB

Mosaik Putri Diana (24): Dodi Bukan Cinta Sejati Diana

Senin, 26 September 2022 | 08:20 WIB

Mosaik Putri Diana (23): Diana-Charles Saling Mencinta

Minggu, 25 September 2022 | 21:51 WIB

Mosaik Putri Diana (21): Para Pria di Sekitar Diana

Minggu, 25 September 2022 | 21:35 WIB

Mosaik Putri Diana (19): Naik Gondola Tengah Malam

Minggu, 25 September 2022 | 08:47 WIB

Mosaik Putri Diana (17): Dodi Tak Ingin Dikawal

Sabtu, 24 September 2022 | 13:12 WIB

Mosaik Putri Diana (15): “Dia Pribadi yang Rumit”

Sabtu, 24 September 2022 | 12:55 WIB
X