What the Fuck (Pembacaan atas Prambanan Jazz Festival 2022).

- Senin, 4 Juli 2022 | 11:51 WIB
Padi Reborn saat tampil di penutup PJF 2022 hari Kedua, Sabtu (2/7/2022) malam. (Benny Benke )
Padi Reborn saat tampil di penutup PJF 2022 hari Kedua, Sabtu (2/7/2022) malam. (Benny Benke )

Oleh Benny Benke.

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Politika dipercaya sebagai serangkaian kegiatan yang terkait dengan pengambilan keputusan dalam kelompok, atau bentuk lain. Dari hubungan kekuasaan antar individu, seperti distribusi sumber daya atau status.

Politik pada intinya, adalah tentang menyelesaikan hal-hal yang diperebutkan dalam suatu masyarakat atau kelompok. Dari perebutan pengaruh sampai kekuasaan.

Dan itu tidak hanya terjadi di dalam urusan bernegara saja. Tetapi juga di dalam lembaga-lembaga keagamaan, organisasi olahraga, perusahaan komersial, sekolah dan organisasi sosial lainnya.

Bahkan politik juga telah lama masuk dalam wilayah bisnis pertunjukan musik.

Hal itu paling tidak terjadi dalam gelaran tahunan Prambanan Jazz Festival. Meski si empunya gawe, founder dan CEO Prambanan Jazz Festival Anas Syahrul Alimi, sejak kali pertama menggagas even ini, sejak sewindu lalu, telah berkeputusan jauh-jauh hari, menjauhkan palagan PJF dari dunia politik.

Harapannya, PJF dapat menjadi rumah bersama bagi siapa saja, tanpa terkecuali, untuk merayakan dua mahakarya secara bersamaan. Yaitu keagungan Candi Prambanan dan indahnya musik, tanpa harus meributkan latar belakang pilihan politik pemain (musisi dan artisnya), penyelenggaranya sebagai pribadi, apalagi penontonnya.

Tapi apa yang terjadi. Dalam setiap gelaran PJF, juga sejumlah konser yang digagas Rajawali Indonesia, seperti JogjaRockarta, Batik Music Festival, Mocosik Musik dan Borobudur Shympony selalu ada pembacaan politik dari publik jika ada tokoh politik tertentu yang kebetulan mendatangi aneka festival musik di atas.

Maka dituding, otomatis festival musik di atas, dalam hal ini PJF 2022, sedang menyediakan panggung bagi tokoh politik yang bersangkutan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kuda Hitam Pilpres 2024.

Jumat, 9 Desember 2022 | 02:22 WIB

Kekalahan itu Guru.

Rabu, 30 November 2022 | 04:34 WIB

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB
X