Nasi Goreng, Kecap Manis, Terima Kasih dan Soto Ayam di Minions: The Rise of Gru

- Selasa, 12 Juli 2022 | 16:57 WIB
Claire Ann Bening Mashurie dan Bianca Rayya Mashurie seusia nonton film Minions; The Rise of Gru (Bb)
Claire Ann Bening Mashurie dan Bianca Rayya Mashurie seusia nonton film Minions; The Rise of Gru (Bb)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- "Lucu ya Yah, Minion bisa ngomong nasi goreng, kecap manis, terima kasih dan soto ayam. Kok bisa ngerti ya Yah...?"

Dalam perjalanan pulang, selepas nonton Minions The Rise of Gru, pelanpelan saya ceritakan pada Bianca Rayya Mashurie. Jika cerita juga empat film pertama Minion: Despicable Me, adalah buatan Pierre-Louis Padang Coffin.

Siapa Pierre Coffin. Dia adalah putra sastrawan besar Indonesia; Nurhayati Srihardini Siti Nukatin Coffin. Sohor dengan nama NH Dini.

Ada sebuah masa Pierre Coffin pernah tinggal di Indonesia, -- Semarang tentu saja --, dan sangat bisa jadi akrab dengan beberapa kosakata Indonesia, yang kemudian diangkatnya ke dialog sejumlah film Minons.

Dulu, saat kesehatan NH Dini masih baik. Beberapa kali saya, ayah Bianca, sempat diajar N.H Dini sebagai dosen tamu; Penulisan Kreatif. Pada awal 90 an, jauh sebelum almarhum mangkat pada 2018, lalu.

Pada saat itu, bu Dini juga acap bercerita tentang aktifitas dua anaknya; Marie-Claire Lintang dan Pierre Coffin di Paris, Prancis.

"Si Pierre sedang sekolah animasi. Katanya mau jadi animator," kata bu Dini tidak melanjutkan ceritanya. Kenapa ibu tidak tinggal di Paris, lebih enak, ngga sepanas Semarang paling tidak, kata kami mahasiswanya. "Ngga ada matahari yang lebih suminar, bersinar selain matahari negara Katulistiwa. Selain itu, tulang saya terlalu tua untuk udara dingin Paris," jawab bu Dini.

Ya, tawaran Pierre Coffin juga kakaknya, Claire Lintang memang bukan sekali dua untuk memboyong ibunya ke Prancis. Setelah ayah mereka, Yves Coffin mangkat lebih dulu, berbilang tahun ke belakang.

Tapi bu Dini bersikeras tinggal di lereng Gunung Ungaran, setelah tidak menjadi dosen tamu di Undip. Sebelum akhirnya, ajal menjemputnya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekalahan itu Guru.

Rabu, 30 November 2022 | 04:34 WIB

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB
X