Pengamat Telematika Abimanyu Wachjoewidajat:Aturan postingan sudah jelas

- Rabu, 13 Juli 2022 | 09:33 WIB

Terkait dengan pertanyaan rekan-rekan tentang  seseorang mengunggah sebuah konten yang ternyata dianggap melanggar UU ITE, Saya jawabnya secara umum aja ya supaya tidak perlu satu persatu.

Sama sekali tidak ada standar / ketentuan baku / kode etik mengenai segala apa yang laik disampaikan insan telematika ke ranah internet, terkait peran selaku narasumber di bidang telematika. Contoh malah di YouTube maupun TikTok postingan saya nggak melulu telematika tapi bisa juga mengenai hal yang lain, spt marah, nembak bahkan nyanyi-nyanyi iseng. Ya kan?

Itu berarti postingan narasumber lain mengenai segala hal juga merupakan suatu kebebasan masing-masing individu. Namun demikian memang hal yang wajib kita jaga sebagai warga Indonesia adalah agar tidak menyinggung baik secara langsung / berkonotasi / berkonteks yang bisa memberi kesan pelecehan SARA pada ranah publik karena UU ITE #11/2008 dan #19/2016 telah mengatur hal tersebut.

Sebagai catatan, secara umum sama sekali tidak ada ketentuan apapun mengenai apa yang boleh / laik diunggah oleh insan telematika manapun. Jangan lupa bahwa istilah _pakar telematika atau pengamat telematika atau apapun_ itu adalah label yang diberikan media untuk mendefinisikan peran spesifik orang-orang yang berprofesi ataupun berkeilmuan seperti kami, dan label bukan jenjang akademis ataupun profesi formal dalam bisnis.

Bagi saya pribadi peran kami² terhadap media adalah _selaku narasumber dibidang telematika_ selebihnya mengenai apa yang akan diistilahkan media terhadap saya dan kepada yang lainnya sih ya bebas² aja kok, kan itu bagian dari kebebasan pers ☺️???? nggak menjadi pencitraan buruk ataupun efek buruk yang terjadi akibat pelabelan tersebut, Justru selayaknya menjadi bagian dari tanggung jawab untuk menjaganya dengan menjadikannya hal yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya.

Demikian pendapat saya. Saya rasa cukup jelas, Apabila ada kesalahan tulis atau menghindari adanya kalimat di atas yang tanpa sengaja yang memberikan konteks yang berbeda/berbias dari yang saya maksudkan lebih baik anda klarifikasikan dulu kepada saya.

Apabila ada hal yang ingin ditanyakan selain hal tersebut silakan hubungi saya tetapi sekali lagi mohon selalu dalam konteks telematika dan jangan tanya² saya ke urusan hukum, politik, agama dan lain-lain karena percuma toh saya tidak akan berkenan menjawab hal tersebut. Mohon maklum ya.

Semoga informasi ini cukup menjawab pertanyaan teman-teman ya.


Salam hangat jabat erat
Abwach

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Negara Jerman(2):Hazrina Puteri Nabilla

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:38 WIB

MenantikanKebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Selasa, 4 Oktober 2022 | 05:47 WIB

Ledakan Bom Sosial dalam Kekerasan Sepak Bola

Senin, 3 Oktober 2022 | 15:02 WIB

Harkat Martabat

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:38 WIB

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:23 WIB

Mosaik Putri Diana (30): Kronologi Kehidupan Diana

Jumat, 30 September 2022 | 11:31 WIB

Mosaik Putri Diana (29): Kami Hanyalah Orang Biasa

Rabu, 28 September 2022 | 13:05 WIB

Mosaik Putri Diana (28): ‘Berhati-hatilah, Paul’

Selasa, 27 September 2022 | 08:18 WIB

Mosaik Putri Diana (27): Diana Tak Ingin Mampir ke Paris

Selasa, 27 September 2022 | 07:58 WIB

Mosaik Putri Diana (25): 'Dia Tidak Cocok untuk Putri'

Senin, 26 September 2022 | 09:55 WIB

Mosaik Putri Diana (24): Dodi Bukan Cinta Sejati Diana

Senin, 26 September 2022 | 08:20 WIB

Mosaik Putri Diana (23): Diana-Charles Saling Mencinta

Minggu, 25 September 2022 | 21:51 WIB

Mosaik Putri Diana (21): Para Pria di Sekitar Diana

Minggu, 25 September 2022 | 21:35 WIB
X