Yang Tercecer Dari Swami, Dalbo dan Kantata Taqwa – Jilid 5. Umpama Jabo dan Iwan Fals Satu Panggung Lagi.

- Sabtu, 17 September 2022 | 10:03 WIB
Umpama Jabo dan Iwan Fals Satu Panggung Lagi. (Istimewa )
Umpama Jabo dan Iwan Fals Satu Panggung Lagi. (Istimewa )


Oleh Erwiantoro Cocomeocacamarica.

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Hari itu, Jumat, 13 Mei 2022. Ada japri whatsapp dari Sawung Jabo. Kalimatnya, berbunyi : 

Selamat Jum’at dolooor. Piye kabare ? Kok tiba-2 mati komunikasi…? Tp kowe wis ngerti nek Barock pentase tgl 18 Sept’ Taman Budaya Yogyakarta.

Aku arep njaluk disuport biasa rencana besar dana, belum menjadi besar. Masih usaha ngalor ngidul ngetan bali ngulon…nek pekoro ora tau berubah. Lho wong karakter asline yo koyo ngono kuwi Je..Aku Agustus (tepate urung ngerti) neng Jkt mung sedino -rong dino tilik dulur”. Sakduru wiwitan latihan Barock . Kowe wis ngerti. ACP

Maklum, Mochamad Djohansyah, nama aslinya, yang masih tinggal di Sydney. Selama dua tahun 2020 dan 2021, gara-gara Covid-19, tak bisa berbuat apa-apa, tak bisa main musik, dan tak bisa ke Indonesia. Seingat mBah Coco, Jabo itu, seperti “mati suri”, jika tidak bisa bermain musik.

Dalam usia menginjak 71 tahun, 4 Mei 1951, versi mBah Coco, adalah usia bermusik, nggak jauh beda, dengan personil GOD BLESS, atau pun grup ROLLING STONES, rata-rata umur 75 tahunan. Minimal, yunior para legenda musik tadi. Jabo, masih menyisakan energi positifnya, untuk berpanggungria.

Salah satu kelebihan Jabo, setiap hari meluangkan waktunya, untuk menorehkan kata-kata lirik lagu. Juga, melatih jari-jarinya. Ada jedah, beryoga-ria, minimal satu jam, dan konsisten dua jam setiap harinya. Dalam mengolah tubuh, bathin dan alam pikir, Versi mBah Coco, nama Jabo, bisa dijadikan referensi. Bagaimana caranya mencintai bermusik.

Lhadayahhhhh!
Pertengahan Agustus 2022 lalu, Jabo sudah ada di Jakarta. Setelah mendarat dari Ngurah Rai Denpasar, Jabo mlipir ke saudara-sudaranya di Surabaya, tempat tanah leluhurnya. Selama di Jakarta, mampir ke pangkalan Bengkel Teater, menjenguk Otig Pakis. Nyekar WS Rendra di Museum Bengkel Teater, di Cipayung 55, Depok.

Versi mBah Coco, Sawung Jabo, adalah murid kesayangan Mas Willy, di Bengkel Teater sejak bergabung tahun 70-an. Dalam olah badan jiwa, bathin dan pikirin, Jabo juga dibekali ilmu Bangau Putih, sebuah perkumpulan olah badan, di Bogor sejak 1977. Dan, di akhir 80-an, Jabo mengajak Iwan Fals, untuk berkabung dalam PGB Bangau Putih.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:23 WIB

Mosaik Putri Diana (30): Kronologi Kehidupan Diana

Jumat, 30 September 2022 | 11:31 WIB

Mosaik Putri Diana (29): Kami Hanyalah Orang Biasa

Rabu, 28 September 2022 | 13:05 WIB

Mosaik Putri Diana (28): ‘Berhati-hatilah, Paul’

Selasa, 27 September 2022 | 08:18 WIB

Mosaik Putri Diana (27): Diana Tak Ingin Mampir ke Paris

Selasa, 27 September 2022 | 07:58 WIB

Mosaik Putri Diana (25): 'Dia Tidak Cocok untuk Putri'

Senin, 26 September 2022 | 09:55 WIB

Mosaik Putri Diana (24): Dodi Bukan Cinta Sejati Diana

Senin, 26 September 2022 | 08:20 WIB

Mosaik Putri Diana (23): Diana-Charles Saling Mencinta

Minggu, 25 September 2022 | 21:51 WIB

Mosaik Putri Diana (21): Para Pria di Sekitar Diana

Minggu, 25 September 2022 | 21:35 WIB

Mosaik Putri Diana (19): Naik Gondola Tengah Malam

Minggu, 25 September 2022 | 08:47 WIB

Mosaik Putri Diana (17): Dodi Tak Ingin Dikawal

Sabtu, 24 September 2022 | 13:12 WIB

Mosaik Putri Diana (15): “Dia Pribadi yang Rumit”

Sabtu, 24 September 2022 | 12:55 WIB
X