Kisah Daendels Membangun Istana Putih 'Hett Witte Huis' Di Lapangan Banteng

- Rabu, 21 September 2022 | 07:30 WIB
Jakkon merasa bangga dan terhormat mendapatkan kepercayaan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dalam merevitalisasi gedung A. A. Maramis yang sangat bersejarah (Screenshoot instagram/@smindrawati)
Jakkon merasa bangga dan terhormat mendapatkan kepercayaan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dalam merevitalisasi gedung A. A. Maramis yang sangat bersejarah (Screenshoot instagram/@smindrawati)

"Letaknya di depan Lapangan Banteng, lapangan kedua terluas di Batavia setelah Koningsplein (kini Monas),” ungkap salah satu tokoh penting dalam penulisan sejarah Jakarta tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Daendels menunjuk Kolonel JC Schulze untuk menjadi arsitek dari Istana Putih. Penunjukan tersebut karena Daendels percaya betul Schulze merupakan salah satu arsitek kesohor di zamannya.

Salah satu karya penting dari Schulze lainnya adalah Societeit de Harmonie gedung gemerlap para sosialita zaman kumpeni kerap dansa dansi.

Oleh Schulze, perihal merancang Istana Putih dijadikannya sebagai tantangan baru. Lewat keseriusannya, Sang Kolonel kemudian memahami kemauan Daendels dan menerjemahkannya dalam tiga bentuk bangunan besar berlantai dua.

Ketiga bagunan tersebut antara lain, induk, sayap kanan, dan sayap kiri yang berdiri sejajar mengadap Lapangan Banteng.

Lantaran Daendels merupakan representasi dari Napoleon Bonaparte di Hindia Belanda, Schulze akhirnya mengadopsi gaya 'empire style', yang mana gaya itu sedang populer di Paris pada zamannya.

Keputusan itu diambil Schulze karena sesuai dengan cita-cita Sang Marsekal Guntur yang ingin membangun kawasan Weltevreden serupa kawasan Istana Versailles di Paris Perancis.

Sayangnya, Daendels tak sempat menikmati hidup di dalam Istana Putih. Hal itu karena pembangunan Istana Putih yang juga dikenal sebagai Grote Huis memakan waktu yang lama.

Alhasil, selama memerintah Hindia-Belanda, Daendels banyak menghabiskan waktu tinggal di Istana Bogor.

Daendels menunjuk Kolonel JC Schulze untuk menjadi arsitek dari Istana Putih. (Screenshoot instagram jakarta konsultindo)

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekalahan itu Guru.

Rabu, 30 November 2022 | 04:34 WIB

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB
X