Mosaik Putri Diana (2): Perhatian Ratu Elizabeth kepada Diana

- Rabu, 21 September 2022 | 15:15 WIB
Ratu Elizabeth dan Lady Diana
Ratu Elizabeth dan Lady Diana

Patrick Jephson, sekretaris pribadi Putri Diana selama hampir delapan tahun, mengungkapkan pelbagai hal yang bertolak belakang dengan citra Lady Diana yang selama ini dikenal. Lady Di, kata Jephson, ternyata suka lelucon jorok, enteng menjuluki keluarga kerajaan dengan panggilan buruk, pandai merancang kebohongan dan memecat stafnya dengan paksa.

Mantan sekretaris pribadi Princess of Wales yang mengundurkan diri sekitar setahun sebelum tewasnya Lady Di pada Agustus 1997 itu menuduh keluarga kerajaan Inggris dan para pembantunya telah mengubah Diana menjadi pemberontak.

Mereka telah mengabaikan Sang Putri padahal hanya dengan “sebungkah gula di tangan” mereka bisa menyelamatkan Diana. Setelah berdiam diri selama tiga tahun, Patrick Jephson akhirnya menuliskan pengalamannya mendampingi Putri yang dijuluki Mawar Inggris itu dalam sebuah buku yang kontroversial.

Dalam buku itu Jephson menyatakan bahwa keluarga kerajaan telah bersikap keras kepala padahal Diana saat itu masih terbuka menanggapi tawaran untuk berdamai. Diana masih bersedia rujuk dengan Pangeran Charles bahkan pada saat-saat kritis perkawinan mereka, ungkap Jephson. “Putri Diana tidak secara sengaja memberontak,” tulis Jephson. “Ia hanya menutupi luka hatinya yang begitu dalam karena dirinya disisihkan.”

Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles mengeluarkan pernyataan yang mengkritik buku Jephson. Kata mereka buku itu, “hanya akan mengecewakan perasaan Pangeran William, Pangeran Harry, dan keluarga Putri Diana.” Namun Jephson membantahnya dalam wawancara dengan The Sunday Times, Inggris pada 2000. “Apa yang saya tulis mengenai hubungan Putri dengan anak-anaknya semuanya hal yang baik-baik,” katanya.

Dalam bukunya Jephson memberi kesan bahwa ibu mertua Diana, Ratu Elizabeth II, secara pribadi menaruh perhatian kepada Diana, tetapi Ratu agaknya merasa yakin untuk “menuntaskan percekcokan yang selalu berulang.”

Setelah perpisahannya dengan Charles, Diana tetap mengajak anak-anaknya untuk minum teh bersama Ratu, tetapi tidak ada hal penting yang dibicarakannya selama acara minum teh. Setelah suatu acara minum teh, Diana pernah mengatakan kepada Jephson, “Dia (Ratu) tampak ringkih dan sedih.” Saat Ratu menulis surat kepada Diana untuk mendesakkan perceraian pada awal Desember 1995—setelah sebuah wawancara yang menghebohkan dalam acara Panorama di televisi Inggris BBC—Diana mengatakan kepada Jephson, “Tahu nggak, Patrick, inilah surat pertama Ratu kepada saya.”

“Kenyataan bahwa Putri Diana menghabiskan banyak waktu untuk hal-hal yang sepele tampak aneh bagi Ratu dan keluarga kerajaan yang lain. Mereka lebih menghargai kemampuan mengendalikan emosi dan menekan spontanitas,” tulisnya. “Tetapi saya rasa mereka berkewajiban untuk berusaha memahami Putri dan kemudian dengan kasih sayang membimbingnya menempuh jalan yang lebih aman.”

Jephson menambahkan, “Suatu ironi yang kejam menyaksikan bahwa semakin baik dia menjalankan tugasnya, semakin mendalam rasa dicampakkan.” 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mosaik Putri Diana (24): Dodi Bukan Cinta Sejati Diana

Senin, 26 September 2022 | 08:20 WIB

Mosaik Putri Diana (23): Diana-Charles Saling Mencinta

Minggu, 25 September 2022 | 21:51 WIB

Mosaik Putri Diana (21): Para Pria di Sekitar Diana

Minggu, 25 September 2022 | 21:35 WIB

Mosaik Putri Diana (19): Naik Gondola Tengah Malam

Minggu, 25 September 2022 | 08:47 WIB

Mosaik Putri Diana (17): Dodi Tak Ingin Dikawal

Sabtu, 24 September 2022 | 13:12 WIB

Mosaik Putri Diana (15): “Dia Pribadi yang Rumit”

Sabtu, 24 September 2022 | 12:55 WIB

Puan Maharani dan The Last Samurai

Jumat, 23 September 2022 | 23:55 WIB

Mosaik Putri Diana (12): Konflik dengan Kesusilaan

Jumat, 23 September 2022 | 23:44 WIB

Mosaik Putri Diana (11): Paranoia Diana Semakin Parah

Jumat, 23 September 2022 | 09:26 WIB

Mosaik Putri Diana (9): Blusukan dan Jadi Incaran Pers

Jumat, 23 September 2022 | 09:08 WIB
X