Prof Azyumardi Azra, Jejak Prasasti Anak Bumi Segala Bangsa

- Rabu, 21 September 2022 | 16:38 WIB
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)

Terhadap orang yang dalam beberapa bagian berbeda pendapat dengannya pun, Pak Eddy tetap menghormatinya, serta tak pernah menganggapnya buruk.

“Iya dia sebenarnya orang baik, hanya sudut pandangnya aja berbeda dengan saya,” katanya ketika disinggung nama seseorang yang berbeda pendapat dengannya.
Tidak ada kekesalan, apalagi dendam, kepada orang tersebut. 

Tentu, sebagai manusia ciptaan Tuhan, dia juga bukan tak pernah marah. Dalam marah sekalipun, Azyumardi tetap terkendali. Sebab musabab kemarahannya juga dapat dijelaskan dengan rasional,sehingga orang dapat menerima atau memaklumi.

Setelah itu semuanya kembali harmonis.
Ya, Pak Azyumardi ini mirip seorang sufi yang sangat bijak dalam pemahaman semesta yang luas.

Radja Membaca. 

Sekesaksian saya, sejak mahasiswa Pak Eddy sudah gemar membaca. Kebiasaan ini dia pertahankan sampai akhir hayatnya.
Dia memiliki keistimewan dapat membaca cepat namun tetap teliti.

Kemampuan membaca ini tak terlepas dari pengalaman hidupnya. Dia berasal dari keluarga sederhana.

Arti namanya “Permata Hijau”. Banyak yang menduga “Azra” adalah nama ayahnya, padahal tidak demikian. Azyumardi merupakan
anak ketiga dari enam bersaudara, dan anak lelaki pertama dari pasangan Azikar dan Ramlah.

Nah nama “Azra” rupanya singkatan dari “anak Azikar dan Ramlah.” 

Ayahnya seorang tukang kayu dan pedagang kopra dan cengkeh. Ibunya seorang guru agama. Darah guru dalam diri lulusan Universitas Colombia ini jelas turunan dari ibunya. 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB

Quo Vadis DKJ dan Musyawarah Burung.

Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:09 WIB
X