Prof Azyumardi Azra, Jejak Prasasti Anak Bumi Segala Bangsa

- Rabu, 21 September 2022 | 16:38 WIB
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)

Sebagai keluarga yang sederhana, tak semua fasilitas anak-anak dapat diperoleh Azyumardi di keluarganya. Dia gemar membaca sejak dini, tetapi bacaan yang diperoleh di keluarganya sangat terbatas.

Walhasil dia banyak belajar membaca dari sobekan-sobekan koran pembungkus yang ada di rumahnya. 

Tak hanya itu, doktor filosofi dengan disertasi berjudul berjudul “The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia: Network of Middle Eastern and Malay-Indonesian ‘Ulama in the Seventeenth and Eighteenth Centuries,” juga belajar membaca dari tulisan-tulisan dari dan yang ada di badan bis!

Jika bisnya melaju kencang, Pak Eddy harus mampu pula membaca tulisan itu dengan cepat. Nah, kebiasaan inilah yang kemudian hari membawanya mampu membaca dengan cepat.

Adapun yang dibaca beliau semasa hidupnya bukan saja buku-buku akademis yang berat, tapi juga artikel-artikel populer, dan bahkan postingan orang yang dikenalnya. 

“Saya baca dan mengikuti tulisan Bung Wina selama puasa. Bagus itu,” katanya suatu saat ketika kami ketemu setelah lebaran lalu.

Memang selama bulan puasa itu saya menulis kisah-kisah human interest di media sosial selama sekitar 29 hari. Hemat saya, ketimbang saya mewartakan atau menguraikan ayat-ayat kitab suci, yang belum tentu sepenuhnya saya kuasai juga, lebih baik menulis human interest bertendes.

Kisah yang mengandung nilai-nilai kebesaran kemanusiaan melalui hal-hal sehari-hari. Rupanya almarhum mengikuti tulisan itu.
Waktu tak lama setelah itu, saya menulis ada tuntutan jiwa pribadi dalam memakai sarung waktu sholat subuh, beliau pun mengikutinya pula. 

“Hal-hal seperti itu perlu dibukukan !” katanya memberi saran. Saya langsung menyatakan setuju dan bakal melaksanakan sarannya.
Dengan kemampuan membaca yang cepat Pak Eddy dapat banyak membaca dalam waktu singkat, dan bahkan membaca sambil melakukan kegiatan kegiatan lain. Luar biasa.

Tak Pernah Menolak. 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekalahan itu Guru.

Rabu, 30 November 2022 | 04:34 WIB

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB
X