Mosaik Putri Diana (15): “Dia Pribadi yang Rumit”

- Sabtu, 24 September 2022 | 12:55 WIB
Di balik senyumnya yang menawan, dia adalah pribadi yang rumit. Inset: Patrick Jephson. ( (Sumber foto: Diana Her True Story, Andrew Morton))
Di balik senyumnya yang menawan, dia adalah pribadi yang rumit. Inset: Patrick Jephson. ( (Sumber foto: Diana Her True Story, Andrew Morton))

Oleh Ready Susanto, penulis sejumlah buku biografi tokoh

 

Patrick Jephson mendapat kecaman keras dari keluarga kerajaan ketika dia mengungkapkan sisi-sisi “gelap” Putri Diana. Namun dia punya alasan kuat untuk menuliskan pengalamannya selama delapan tahun di sisi Diana. “Jangan melindungi dia dengan caramenyembunyikan kebenaran,” katanya dalam wawancara dengan The Sunday Times.

 

Mengapa menulis buku yang akan membuat anda dibenci oleh sebagian orang?

Semua ini perlu dituliskan. Saya memang produk dari suatu kalangan mapan, orang penurut yang menghabiskan delapan tahun sebagai pelayan yang bijaksana dan setia.Ketika keluar saya menahan godaan untuk menuliskan sesuatu. Ketika dia meninggal, ada gelombang pasang bahan dan komentar yang bersifat sepihak, dan tak ada yang memberikan pengimbang. Tak ada yang berkata “Sebenarnya demikian”. Mereka yang mengenal akrab Putri Diana tidak ingin melakukan hal itu, yang lain ingin mengatakan “Saya adalah sahabat sejatinya”. Hikmah terbesar dari apa yang saya lakukan ini adalah memperlihatkan bahwa tidak pantas melindungi dia dengan cara menyembunyikan kebenaran.

Diana pernah mengatakan kepada anda mengenai ramalan astrologis bahwa suaminya, Pangeran Charles, akan meninggal. Apakah Diana, pada batas tertentu, menginginkan suaminya meninggal?

Demi Tuhan, tidak! Dia hanya menceritakan mengenai ramalan aneh yang diucapkankan oleh seorang peramal.Ramalan itu membangkitkan rasa ingin tahunya. Menarik baginya mendapatkan suatu informasi dari sumber rahasia. Cerita itu memang mengejutkan dan dia terpengaruh. Saya membuat hal itu tampak sebagai sebuah lelucon untuk membantunya melihat bahwa pandangan itu menyesatkan. Saya selalu mencoba meningkatkan sikap skeptis.

Mengapa anda mau bekerja untuk keluarga kerajaandan mengapa pula anda berhenti?

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: opini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selamat Milad Maston Lingkar

Sabtu, 26 November 2022 | 13:28 WIB

Peringatan Hari Guru dalam Sastra.

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB

Aku Berbiak di Gadgetmu.

Rabu, 23 November 2022 | 11:06 WIB

Garis-Garis Manis Made Kaek

Jumat, 18 November 2022 | 09:37 WIB

Absolutisme Kebiasaan yang Mematikan.

Sabtu, 12 November 2022 | 09:28 WIB

Sebuah Refleksi: Menelisik Film Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:53 WIB

Quo Vadis DKJ dan Musyawarah Burung.

Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:09 WIB
X