Ledakan Bom Sosial dalam Kekerasan Sepak Bola

- Senin, 3 Oktober 2022 | 15:02 WIB
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)
Wina Armada Sukardi (Arsip Pribadi)

Sepak bola telah menjadi cabang olah raga yang sangat berkaitan dengan situasi sosial para pendukungnya. Sepak bola kiwari sudah menjadi semacam ventilasi kesesakan nafas sosial

Disinilah sepak bola menjadi hiburan yang menghanyutkan para penggemarnya. Dalam
setiap pertandingan kesebelasan kesayangan, terbawa pula perasaan sosial dari para penggemarnya. 

Mereka menonton aksi di lapangan sekaligus melepaskan himpitan sosial yang menghinggapi mereka sebagai satu kesatuan kerumuman sosial

Jika kesebelasannya mencapai kemenangan, rasanya seperti ada beban menindih yang lepas. Bebas. Simak saja ketika Indonesia menggilas kesebelasan Curacao dua kali, 3 - 2 dan 2 -1, tiba-tiba ada keriangan yang luar biasa pada masyarakat Indonesia.

Padahal itu cuma pertandingan persahabatan saja, yang hasilnya jika menang cuma menaikkan rating FIFA sepak bola Indonesia tiga tingkat. Kendati begitu, masyarakat Indonesia yang sudah haus kemenangan dan dililit problem sosial sehari-hari, menyambut kemenangan itu bagaikan oksigen raksasa bagi nafas masyarakat. 

Di tengah-tengah berbagai masalah dan tekanan sosial, kemenangan itu seperti vitamin dan obat kuat. Masyarakat Indonesia sejenak seperti dapat meluapkan setumpuk soal yang mereka hadapi sehari-hari. 

Jika waktu itu pada pertandingan kedua, Indonesia kalah, kemungkinan besar pemain Curacao yang dikenakan kartu kuning dan kemudian menendang botol minuman ke arah penonton, Juninho Bacuna , seusai pertandingan akan terus dikejar-kejar penonton untuk melampiaskan sumbatan sosial.

Jangan-jangan hotel pun Juninho bakal diringsek. Untung saja Indonesia menang dan cuma media sosial Juninhon yang diserbu dengan makian nitizen Indonesia sampai yang bersangkutan menutup kolom komentarnya.

Ledakan Keresahan Sosial

Demikianlah , sepak bola sangat erat kaitannya dengan dinamika sosial. Kehadiran penonton mewakili situasi sosial yang sedang dihadapi masyarakatnya. Sikap penonton dalam hal ini dapat menjadi cermin keadaan sosial yang sedang terjadi di masyarakatnya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menimbang Gibran di Pilgub Jateng.

Jumat, 3 Februari 2023 | 06:35 WIB

Bela Negara, Bukan Sekadar Aksi Angkat Senjata

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:03 WIB

Bela Negara dan Persepsi Publik

Kamis, 2 Februari 2023 | 22:43 WIB

KSP: Copot 2 Menteri PKB!

Selasa, 24 Januari 2023 | 17:09 WIB

Menimbang Biaya Haji di Indonesia.

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:24 WIB

Jabatan Itu Memabukkan, Pak Kades!

Rabu, 18 Januari 2023 | 23:25 WIB

Kades Maju Tak Gentar Demi 9 Tahun Jabatan

Selasa, 17 Januari 2023 | 02:30 WIB

Narcissus Masa Kini

Kamis, 12 Januari 2023 | 14:05 WIB

Abimanyu Wachjoewidajat : Terkait KDRT Venna Melinda

Selasa, 10 Januari 2023 | 16:48 WIB

Heboh, Viral Muncul Mata Air Di Dekat Makam Eril

Sabtu, 7 Januari 2023 | 15:05 WIB

Indonesia dan 100 Tahun NU.

Jumat, 6 Januari 2023 | 06:06 WIB
X