Perguruan Tinggi di DKI Jakarta Bersiap Lakukan Perkuliahan Tatap Muka

- Jumat, 17 September 2021 | 22:03 WIB
Perguruan Tinggi di DKI Jakarta Bersiap Lakukan Perkuliahan Tatap Muka. (Foto: Dok.LLDIKTI Wilayah III)
Perguruan Tinggi di DKI Jakarta Bersiap Lakukan Perkuliahan Tatap Muka. (Foto: Dok.LLDIKTI Wilayah III)

JAKARTAsuaramerdeka-jakarta.com - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III yang merupakan satuan kerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tugas dan fungsinya dalam melaksanakan fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya akan memantau dan menerima laporan kampus untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Oleh karena itu, saat ini sejumlah perguruan tinggi telah bersiap untuk kembali melakukan perkuliahan tatap muka terbatas, mulai dari vaksinasi kepada Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa, persiapan sarana dan prasarana yang mendukung protokol kesehatan, serta berkoordinasi dengan satgas Covid-19 setempat.

Kepala LLDikti Wilayah III, Agus Setyo Budi menuturkan surat edaran nomor 4, tanggal 13 September tahun 2021 dari Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) sudah diterbitkan bahwa pembelajaran mulai semester gasal tahun akademik 2021/2022 diselenggarakan dengan PTM terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Bisa juga untuk tetap menyelenggarakan secara full daring. Selama kampus tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan warga kampus dan masyarakat sekitarnya," tuturnya di Jakarta, Jumat 17 September 2021.

Kebijakan ini adalah tindaklanjut dari keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tanggal 30 Maret 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang telah ditetapkan sebelumnya.

Adapun mekanisme PTM terbatas dilakukan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan. Pada tahap awal, perguruan tinggi diminta berkoordinasi dengan satgas Covid-19 setempat, testing dan tracing berkala, lulus vaksinasi, dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Selanjutnya apabila Kampus telah mendapat rekomendasi dari satgas setempat, dapat melapor dan bersurat ke LLDikti Wilayah III untuk dipantau lebih lanjut hingga akhirnya diterbitkan surat rekomendasi PTM terbatas.

"Dalam pelaksanaannya nanti, kami LLDikti Wilayah III akan melakukan pemantauan berkala terhadap aktivitas PTM terbatas, perguruan tinggi diharapkan juga dapat saling berbagi praktik baik selama masa pandemi Covid-19," ujarnya. ***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Mengenal 5 Prodi Andalan BRI Institute

Jumat, 2 September 2022 | 17:32 WIB
X