Mulai PTM Terbatas, Perguruan Tinggi Diminta Bentuk Satgas Covid-19

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 20:34 WIB
Sesditje  Dikti Kemendikbudristek Parisyanti Nurwardani menjadi narasumber tentang perguruan tinggi mulai gelar PTM terbatas (Suaramerdeka/istimewa)
Sesditje Dikti Kemendikbudristek Parisyanti Nurwardani menjadi narasumber tentang perguruan tinggi mulai gelar PTM terbatas (Suaramerdeka/istimewa)

Protokol kesehatan ketat harus tetap digencarkan di lingkungan kampus, seperti penyediaan sarana sanitasi area kampus, mengurangi tempat berkumpul tertutup dan menimbulkan kerumunan, memakai masker dan menjaga jarak, membatasi kapasitas ruangan maksimal 50 persen, serta memastikan mahasiswa di luar daerah dalam keadaan sehat dan telah melakukan karantina mandiri 14 hari atau tes swab.

Demikian halnya dengan penyediaan ruang isolasi sementara dan dukungan tindakan kedaruratan bagi civitas akademika di kampus.

Terkait perkembangan pelaksanaan program kuliah tatap muka tersebut, Sesditjen Dikti Kemendikbudristek Parisyanti Nurwardani mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan pada bulan Juli 2021, 63,9% perguruan tinggi siap melaksanakan PTM terbatas dengan perkuliahan campuran (hybrid learning) dan sebanyak 82% siap melaksanakan PTM.

“Ini berita gembira bagi kita semua, sehingga learning loss (penurunan proses akademik) di perguruan tinggi tidak akan terlalu banyak,” tutur Paris.

Baca Juga: Jadwal Persija di Liga 1 Cukup Padat, Begini Komentar Pelatih

Survei berkala memang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan memantau situasi di lapangan.

Menurut Paris, hasil survei juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi dinilai siap dengan fasilitas penunjang protokol kesehatan (Prokes) serta akses kesehatan dalam persiapan PTM terbatas, di antaranya dalam pengadaan tempat cuci tangan, disinfektan, juga alat pengecek suhu.

Termasuk di dalamnya, masker tembus pandang untuk yang disabilitas rungu.

Hanya, diketahui, baru 23% kampus telah menyiapkan masker tersebut, sehingga pihak kami akan membantu ketersediaannya,” ujar Paris.

Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D. menyambut baik pembukaan kembali PTM terbatas di kampus yang dipandang penting dalam memaksimalkan kualitas academic atmosphere (atmosfir akademis).

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal 5 Prodi Andalan BRI Institute

Jumat, 2 September 2022 | 17:32 WIB
X