Membentuk Masyarakat Madani Demi Menjamin Kelangsungan Hidup di Tengah Masyarakat yang Beragam

- Senin, 22 November 2021 | 11:03 WIB
Ilustrasi Membentuk Masyarakat Madani Demi Menjamin  Kelangsungan Hidup di Tengah Masyarakat yang Beragam (Dikyc/Pinterest.com)
Ilustrasi Membentuk Masyarakat Madani Demi Menjamin Kelangsungan Hidup di Tengah Masyarakat yang Beragam (Dikyc/Pinterest.com)

Oleh Sayyidah Nurris Sabila

JAKARTA, SuaraMerdeka-Jakarta.Com - Masyarakat madani ialah masyarakat yang memiliki moral serta berpegang teguh pada prinsip hidup yang baik.  Moral dan etika merupakan ajaran yang berasal dari agama ataupun budaya mengenai aturan baik buruknya perbuatan atau perilaku.

Sedangkan prinsip dapat diartikan sebagai fondasi atau dasar berpikir. Etika dan agama merupakan dua hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

Adapun karakteristik dari masyarakat madani, antara lain : beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak yang baik, mengutamakan persatuan, taat serta patuh kepada hukum, menjunjung tinggi sikap perdamaian, dan mampu menciptakan peradaban.

Baca Juga: Perkuat Konektivitas dan Logistik, KMP Labuhan Haji Siap Layani Bitung-Tobelo

Meskipun manusia dilahirkan terpisah dari individu lain. Namun ia tidak dapat hidup sendiri terlepas dari yang lain, melainkan selalu hidup bersama dalam kelompok atau masyarakat yang oleh para filosof diartikan sebagai al-Insanu Madaniyyun ath-Thabi’i.

Dalam rangka menjamin kerukunan dalam kehidupan, masyarakat diharapkan memerhatikan moralitasnya agar keberlangsungan hidup lebih damai, terlebih untuk menghindari konflik.

Kerukunan antar umat beragama kini menjadi hal yang terpenting dalam tolok ukur kesejahteraan bangsa. Pluralisme agama ini berisiko menimbulkan konflik.

Baca Juga: Bandara Lombok Praya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Mulai Layani Maskapai Super Air Jet

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

X