Membentuk Masyarakat Madani Demi Menjamin Kelangsungan Hidup di Tengah Masyarakat yang Beragam

- Senin, 22 November 2021 | 11:03 WIB
Ilustrasi Membentuk Masyarakat Madani Demi Menjamin  Kelangsungan Hidup di Tengah Masyarakat yang Beragam (Dikyc/Pinterest.com)
Ilustrasi Membentuk Masyarakat Madani Demi Menjamin Kelangsungan Hidup di Tengah Masyarakat yang Beragam (Dikyc/Pinterest.com)

Oleh karena itu, pemahaman mengenai pluralisme ini sangat penting untuk mencegah kefanatikan. Istilah toleransi ini mengacu pada pelarangan adanya diskriminasi terhadap suatu kelompok yang dianggap berbeda.

Seperti contoh, untuk golongan mayoritas diharuskan memberi kenyamanan terhadap kaum minoritas untuk tinggal di sekitarnya. Konsep untuk menghargai umat agama lain tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

Konsep rahmatan lill ‘alamin mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi sikap menghargai antar sesama manusia. Pada saat ini, Islam dianggap sebagai agama yang tidak segan memberikan kebebasan beragama dan berpendapat.

Hal ini diakibatkan oleh adanya kelompok yang berpikiran radikal, dimana mereka menganggap jihad sebagai perang. Umat Islam harus mampu mengembalikan hakikat toleransi. Sesungguhnya Islam hadir sebagai rahmatan lil’alamin bagi alam semesta.

Baca Juga: Andira Datang, Single Terbaru Menjelang

Artinya, bahwa kehadiran Islam membawa kedamaian dan menghindarkan berbagai macam konflik. Namun adanyabeberapa oknum yang melakukan tindakan tercela atas nama Islam sehingga mengakibatkan terjadinya konflik horizontal yang biasanya dijadikan alasan untuk menyalahkan Islam.

Biasanya tindakan seperti itu terjadi karena adanya kekeliruan oknum tersebut dalam memahami ajaran Islam, dan bisa juga karena faktor emosional, misalnya akibat tindak kejahatan yang dilakukan  non Muslim di negara-negaraMuslim, seperti yang terjadi di Timur Tengah.

Pada hakikatnya Islam adalah agama yang tidak membeda-bedakan penghormatan kepada setiap orang dari segikemanusiaannya. Jadi, apa pun agama yang dianutnya, kita sebagai orang Islam harus memperlakukan mereka dengan baik, selama mereka tidak memerangi Islam. 

‘’Telah menceritakan kepada kami 'Ubaid bin Ismā'il telah menceritakan kepada kami Abū Usāmah dari Hisyām dari Bapaknya dari Asmā' binti Abī Bakr radliallahu 'anhuma berkata; Ibuku menemuiku saat itu dia masih musyrik pada zaman Rasūlullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu aku meminta pendapat kepada Rasūlullah shallallahu 'alaihi wasallam. Aku katakan; "Ibuku sangat ingin (aku berbuat baik padanya), apakah aku harus menjalin hubungan dengan ibuku?" Beliau menjawab: "Ya, sambunglah silaturrahim dengan ibumu".

Dari sini dapat dipahami bahwa Islam memang agama yang membawa kedamaian. Orang Islam yang dapat memahami ajaran Islam dengan baik, maka akan memperoleh kedamaian, begitu juga penganut agama lain yang dapat berdampingan baik dengan Islam. Sebagai umat agama Islam, kita harus patuh terhadap ajaran agama demi terciptanya keberlangsungan hidup yang rukun, damai, dan tenteram.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

X