Jokowi Ingin Setiap Sekolah Rancang Hybrid Learning yang Efektif

- Minggu, 28 November 2021 | 10:30 WIB
Suaramerdeka/Dok
Suaramerdeka/Dok

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Presiden Joko Widodo berharap semua sekolah dapat merancang sistem pembelajaran yang efektif, sejalan dengan mulai diterapkannya pembelajaran tatap muka.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi melalui tayangan rekaman video saat Puncak Peringatan HUT ke -76 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2021 yang diselenggarakan secara hybrid dari Gedung Guru Indonesia, Sabtu 27 November 2021.

"Penggunaan teknologi digital yang dipercepat oleh pandemi ini harus terus dilanjutkan. Saya mengharapkan semua sekolah merancang sistem pembelajaran yang efektif, merancang Hybrid learning, yang metode pembelajarannya menggunakan kombinasi antara luring dan daring," ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga: Upaya Permendikbudristek PPKS Hilangkan Area Abu-abu Berbagai Kekerasan Seksual

Terkhusus dirinya menyampaikan apresiasi setinggi-tinggi atas kerja dan dedikasi para guru di seluruh Indonesia, terlebih saat menghadapi berbagai tantangan berat. Di mana saat pandemi tetap bersemangat mendidik para siswa dengan pembelajaran tetap berlangsung.

Menurutnya, pandemi telah menguji ketangguhan para guru atas berbagai macam destruksi, yang menantang untuk tetap kreatif dan inovatif menciptakan terobosan di tengah keterbatasan. Sehingga kualitas pendidikan di tanah air tetap terjaga.

Kedepan Jokowi juga berharap agar materi-materi pembelajaran disajikan lebih konstekstual, lebih relevan dan lebih kontributif untuk masa depan siswa.

Baca Juga: Penyair Dungu

"Kita harus membuat materi dan metode pembelajaran yang lebih menarik, tidak kalah menarik dibandingkan dengan apa yang tersedia di media sosial, sekaligus lebih peka terhadap perubahan dan perkembangan masa depan," katanya.

Adapun tema peringatan HUT ke-76 PGRI dan HGN tahun 2021 adalah "Bangkit Guruku, Maju Negeriku: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh". Tema tersebut mengandung makna bahwa peran guru, dosen, pendidik, dan tenaga kependidikan sangat strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. 

Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi mengatakan, pihaknya memandang bahwa pandemi telah memberikan makna positif atau sebagai titik balik bagi PGRI.

Baca Juga: Air Minum dan Sanitasi Jadi Kebutuhan Warga, Menteri PUPR Tekankan Fungsi Pentingnya Kurangi Kemiskinan dan St

Menjadikan disrupsi teknologi sebagai kekuatan untuk mengubah arah dan strategi perjuangan organisasi dalam meningkatkan martabat dan muruah anggota dan organisasi. Pandemi melahirkan kegairah baru guru untuk saling belajar.

"PGRI memfasilitasi jutaan guru terkoneksi untuk saling belajar dan membelajarkan dalam berbagai kegiatan webinar, workshop sepanjang hari, sepanjang tahun dilakukan secara luas," ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, PGRI mempelopori lahirnya guru era baru, di mana belajar dan pelatihan tidak hanya dimonopoli oleh mereka yang ada di perkotaan, tetapi juga akses bagi semua.

Baca Juga: Inggris Mengonfirmasi Dua Kasus Varian Covid-19, Omicron

"Saya berharap bahwa PGRI di semua tingkatan menyambut era baru ini untuk serentak menjadi pelopor perubahan," harapnya.

Memasuki era pembelajaran tatap muka terbatas, pihaknya menyadari jika pembelajaran tidak akan bisa kembali seperti semula.

"Saya mengajak para guru, pendidik dan tenaga kependidikan untuk menyiapkan diri dengan model pembelajaran baru yakni bauran antara daring dan luring. Keterbukaan mindset dan terus berinovasi sangat dibutuhkan," kata Unifah.

Baca Juga: Final Indonesia Open 2021: Ajang Pembalasan Minions atas Hoki/Kobayashi

PGRI juga mendorong pemerintah dan pemerintah daerah menyiapkan era baru ini dengan aturan yang jelas, sosialisasi, dan kordinasi dengan berbagai pihak terutama dengan Pemda.***

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program Sekolah Swasta Gratis Diharap Terus Berjalan

Minggu, 18 September 2022 | 20:31 WIB

Ridwan Kamil Inisiasi Piala Gubernur Pelajar Juara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:18 WIB

Inilah Tiga Evaluasi P2G Seminggu PTM 100 Persen

Kamis, 13 Januari 2022 | 21:38 WIB
X