Pemerintah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6 - 11 Tahun, Oneject Dukung dengan Alat Suntik Lebih

- Kamis, 16 Desember 2021 | 21:36 WIB
SM/Wahyu Atmadji
SM/Wahyu Atmadji

BANDUNGjakarta.suaramerdeka.com- Banyak penelitian menunjukkan penggunaan jarum suntik yang tidak aman berisiko tinggi, baik bagi pasien maupun pekerja medis.

Penelitian Alomedika menyebutkkan setiap tahun banyak petugas kesehatan yang terpapar needle stick injury atau luka akibat tertusuk jarum. Luka tusukan jarum dalam setting medis beresiko memaparkan berbagai patogen seperti HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C.   

Jahja Tear Tjahjana, Direktur Utama PT Oneject Indonesia, produsen alat suntik, menjelaskan produknya amat aman. Oneject Smart Syringe adalah perpaduan Oneject Auto Disable Syringe dan Oneject Safety Needle, sehingga produk ini akan memberikan keamanan maksimal untuk pasien dan tenaga medis.
 
Saat ini produk Oneject Smart Syringe telah memenuhi Tingkat Kandungan produk Dalam Negeri (TKDN) sampai 60 persen dari Kementerian Perindustrian. 
 
“Jadi setelah melakukan proses penyuntikan, piston akan terkunci dan rusak secara otomatis, sehingga menjadikan suntikan tidak dapat digunakan, dan alat suntik akan terlindungi. Dengan demikian alat suntik yang ini, tidak akan melukai tenaga medis,” kata Jahja.  
 
 
Berbicara kepada media di sela memberi bantuan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 di Taman Dewi Sartika, Bandung, Kamis (16/12), Jahya menambahkan, 
 
“Sebagai produsen Smart Syringe, Oneject mendukung program vaksinasi termasuk juga program imunisasi. Hari ini kami berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Dinas Kesehatan Pemda Kota Bandung menyelenggarakan 'Vaksinasi Covid-19 Bersama Oneject Indonesia',” katanya. 
 
Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tersebut sekaligus juga menjadi sosialisasi  penggunaan produk terbaru Oneject, yakni Smart Syringe (Auto Disable Syringe + Safety Needle) yang merupakan produk  inovasi berteknologi tinggi. Jarum suntik Smart Syringe dalam program vaksinasi ini didistribusikan oleh IRRA.
 
Yana Mulyana, Plt Walikota Bandung, mengemukakan target vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun diperuntukan bagi 223.175 anak dari seluruh Kota Bandung, yang berasal dari 438 Sekolah Dasar (SD) dan 31 Madrasah Ibtidaiyah (MI).    
 
 
Selama tiga hari penyelenggaraan vaksinasi  yang mempergunakan Sinovac diharapkan dapat melayani peserta vaksinasi 2.000 orang. Adapun angka tersebut bukan hanya ditargetkan untuk anak usia 6-11 tahun tapi juga sampai usia 50 tahun 
 
Vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini rencananya akan dilakukan bertahap. Tahap pertama vaksinasi di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70% dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60%. 
 
Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di Bandung termasuk salah satu dari 19 provinsi yang telah memenuhi kriteria bersama dengan provinsi lainnya di Tanah Air. Prlovinsi lainnya adalah Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.***
 
 

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Perlu Kolaborasi

Minggu, 9 Oktober 2022 | 19:47 WIB

Program Sekolah Swasta Gratis Diharap Terus Berjalan

Minggu, 18 September 2022 | 20:31 WIB

Ridwan Kamil Inisiasi Piala Gubernur Pelajar Juara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:18 WIB
X